22 May 2022, 13:37 WIB

KPU Tingkatkan Akurasi Teknologi Informasi Pemilu 2024


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Petugas membawa kotak suara untuk logistik pemilu.

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) akan meningkatkan kualitas penggunaan teknologi informasi untuk Pemilu 2024.

"Prinsipnya, dalam penggunaan teknologi pemilu berdasarkan evaluasi. Ada catatan yang perlu diperbaiki. Sehingga, akurasi, transparansi data dan partisipasi pemilih dapat ditingkatkan," ujar Anggota KPU RI Idham Holik, Minggu (22/5).

Misalnya, lanjut Idham, dalam aplikasi sistem informasi partai politik (Sipol), akan ditambah fasilitasnya dengan penjelasan anggota partai politik.

Baca juga: DPR Mengkaji Penggunaan Kotak Suara dari Kardus

"Di sana (Sipol), nanti bisa mengecek namanya (caleg). Kita akan mendorong ke pemilih silahkan cek ke Sipol, kalau butuh informasi tersebut," jelasnya.

"Kita ingin memastikan semua yang diungkapkan partai. Jadi, tidak ada yang dirugikan (baik pemilih atau calon yang dipilih)," sambung dia.

Idham mencontohkan kasus yang terjadi pada Pemilu 2017. Saat itu, ada seseorang yang menurut pengakuan pribadinya, tidak menyerahkan KTP. Orang tersebut masih memiliki kartu anggota partai. 

Baca juga: Ibas dan AHY Kunjungi Destinasi Wisata Pantai Watu Bale Pacitan

Saat yang bersangkutan ingin mendaftarkan sebagai anggota pemilu, dirinya kaget karena namanya ada dalam Sipol. Diketahui, seseorang tak bisa menjadi penyelenggara pemilu, jika masih merupakan anggota partai dalam lima tahun terakhir.

KPU RI dan Bawaslu RI tengah mempersiapkan jadwal, program dan tahapan Pemilu 2024. Untuk mempermudah proses tahapan pemilu, penggunaan teknologi informasi sangat penting untuk mengurai kerumitan pesta demokrasi.(OL-11)

BERITA TERKAIT