20 May 2022, 20:24 WIB

Rakernas Pemuda Katolik 2022 Angkat Tema Politik


Abdillah M Marzuqi | Politik dan Hukum

MI/ HO
 MI/ HO
Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma

PENGURUS Pusat Pemuda Katolik akan melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Katolik 2022. Rakernas itu mengangkat tema Mentoring Kader dalam Panggilan Politik dan Penguatan Pondasi Ekonomi akan berlangsung pada 26-29 Mei 2022 di Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma mengungkapkan pelaksanaan Rakernas Pemuda Katolik itu sebagai salah satu wujud akselerasi organisasi berbasis potensi sumber daya kader menuju komitmen Reborn and Grow Further.

"Kita usung satu gagasan besar atau satu komitmen gagasan organisasi yang tertuang dalam visi misi Pemuda Katolik menuju Reborn and Grow Further. Jadi lahir baru dengan persepsi pengelolaan dan paradigma yang baru. Tapi kita juga ingin tumbuh dan berkembang bersama dengan memberdayakan sumber daya kader yang ada di internal," terang Gusma (20/5).

Paradigma baru yang ingin didorong oleh Pengurus Pusat Pemuda Katolik adalah kemandirian berorganisasi.

"Ini membutuhkan effort yang panjang. Karena yang perlu kita kelola adalah ekosistemnya. Ibarat kata kita mengubah gaya fundraising organisasi. Yang sebelumnya misalnya membuat proposal kegiatan, sekarang sudah harus kita ubah gayanya dengan berkolaborasi dalam program. Kader-kader yang ada di klaster UMKM Pengusaha untuk punya satu unit bisnis," paparnya.

Menurutnya, Pemuda Katolik sudah berada di 32 provinsi dan 289 kabupaten/kota. Karena itu sudah harus dapat menggunakan paradigma organisasi baru, sedangkan paradigma kaku dan sekadar seremonial sudah harus ditinggalkan.

"Kita bicara era kolaborasi. Kita sudah ketinggalan dengan anak-anak muda yang lain," lanjutnya.

Pemuda Katolik berkomitmen untuk memaksimalkan potensi, memberikan ruang kreativitas, dan inovasi bagi seluruh yang dimiliki para kader di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan agar Pemuda Katolik tetap tumbuh menjadi organisasi yang handal di tengah tantangan zaman serta mampu berkontribusi nyata bagi gereja dan tanah air.

"Semangat baru ini berpaut erat dan teguh pada peraturan organisasi, nilai-nilai kebangsaan dan kekatolikan," tegasnya.

Gusma menambahkan program reborn akan menyelesaikan proses pengelompokan kader dalam beberapa klaster.

"Untuk saat ini kita mengelompokan sumber daya internal. Jadi ada enam klaster antara lain jurnalis, politisi, akademisi atau peneliti, UMKM Pengusaha, ASN dan lawyer. Pengklasteran ini dilakukan supaya gerak langkah organisasi ini berdasarkan dari sumber daya kader," jelasnya.

Sekretaris Steering Committee Rakernas Pemuda Katolik 2022 Marcellus Hakeng Jayawibawa mengungkapkan kegiatanitu akan dihadiri oleh sekitar 400-an peserta dari seluruh Indonesia. Rakernas juga akan diisi dengan beberapa kegiatan paradigma baru organisasi yakni Reborn dan Grow Further.

"Acara Rakernas 2022 ini akan diisi dengan beberapa workshop antara lain workshop bantuan hukum, kepemiluan, workshop unit kerja bisnis dan unit kreatif plus kewirausahaan seperti pertashop dan bank sampah, workshop sekaligus pencanangan gerakan nasional pemuda penggerak transformasi digital, workshop dan pencanangan gerakan nasional angkat satu saudara penanggulangan stunting, workshop jurnalistik dan media handling," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT