17 May 2022, 18:29 WIB

Indonesia Tawarkan Modernisasi Persenjataan ke Zimbabwe


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

Dok. Setwapres
 Dok. Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima kunjungan Wakil Presiden Zimbabwe Constantino Chiwenga

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Zimbabwe Constantino Chiwenga di Istana Wapres, Selasa (17/5). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah Zimbabwe untuk meningkatkan kerja sama bilateralnya dengan Indonesia.

“Banyak sekali kepentingan yang disampaikan pemerintah Zimbabwe kepada Indonesia terutama dalam hal kerja sama bilateral,” kata Jubir Wapres Masduki kepada wartawan usai pertemuan.

Dalam kunjungan tersebut, Chiwenga yang didampingi Menteri Pertanian dan Pengairan, Wakil Menteri keuangan, Wakil Menteri Urusan Pemerintahan Daerah dan beberapa pejabat lain Zimbabwe akan menghadiri pertemuan Sanitation Water for All (SWA) pada segmen pertemuan menteri yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, UNICEF dan SWA pada 18-19 Mei.

Menurut Masduki, pemerintah Indonesia berharap pertemuan yang berlangsung hampir 1 jam tersebut bisa meningkatkan volume perdagangan antara kedua negara terutama mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia. 

“Dalam beberapa hari mendatang Wapres Zimbabwe akan berkunjung ke berbagai tempat untuk menindaklanjuti pertemuan ini,” ungkapnya.

Baca juga : DPR Bakal Panggil Mendagri Soal Pelantikan 5 Penjabat Gubernur

Sekretaris Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Trisari Dyah Paramita menambahkan, menurut rencana Wapres Zimbabwe bakal mengunjungi tiga BUMN strategis yaitu PT Pindad, PT Biofarma, dan PT LEN. Ketiga lokasi ini dipilih karena dianggap bisa membantu untuk memodernisasi industri di negara tersebut.

Trisari mencontohkan, saat mengunjungi Pindad, Indonesia bakal menawarkan produk industri militer dalam rangka modernisasi persenjataan. 

“Termasuk peralatan berat dalam modernisasi peralatan berat yang berguna bagi industri pertambangan di Zimbabwe,” ungkapnya.

Sementara dalam hal kunjungan ke Biofarma, Indonesia bakal menawarkan kerja sama pengembangan sekaligus distribusi 16 vaksin di Afrika. “Nanti Zimbabwe akan menjadi negara hub-nya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dubes Indonesia untuk Zimbabwe Dewa Made Sastrawan mengungkapkan, Indonesia juga menawarkan produk kelapa sawit kepada Zimbabwe. (OL-7)

BERITA TERKAIT