16 May 2022, 17:48 WIB

Densus 88 Tangkap 22 Warga Sulteng Diduga Simpatisan MIT


M. Taufan SP Bustan | Politik dan Hukum

Dok. MI
 Dok. MI
Ilustrasi Kelompok sipil bersenjata MIT

TIM Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap 22 orang yang diduga pendukung kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso dan Tojo Unauna, Sulawesi Tengah. Saat ini puluhan orang itu masih diperiksa. 

Informasi yang dihimpun Media Indonesia menyebutkan, penangkapan itu dilakukan Densus pada Sabtu 14 Mei 2022 di beberapa wilayah Poso hingga wilayah Tojo Unauna. 

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto yang dikonfirmasi terkait penangkapan itu membenarkan. 

“Betul ada penangkapan 22 orang. Yang tangkap Densus,” terangnya, Senin (16/5). 

Menurut Didik, Polda Sulteng belum mengetahui identitas dan seperti apa keterlibatan 22 orang tersebut dengan MIT. 

Baca juga : Minta RDP dengan DPR Disegerakan, KPU: Butuh Proses Harmonisasi

“Untuk identitas dan keterlibatan mereka seperti apa, itu masih diselidiki karena yang tangani Densus Mabes Polri,” tegasnya. 

Didik menambahkan, Polda Sulteng baru akan memberikan keterangan resmi terkait penangkapan itu pada Rabu (18/5) mendatang. 

“Kapolda yang akan memberikan keterangan langsung kepada teman-teman media. Terkait seperti apa bentuk simpati mereka nanti akan disampaikan,” tandasnya. 

Saat ini, operasi Madago Raya untuk memburu dua DPO pengikut MIT yang tersisa di hutan pegunungan Poso masih terus dilakukan oleh satgas gabungan Polri dan TNI.

Polri mengimbau agar dua DPO yakni Askar alias Jaid alias Pak Guru dan Nae alias Galuh alias Mukhlas bisa menyerahkan diri. (OL-7)

BERITA TERKAIT