25 April 2022, 13:23 WIB

Pengamat Menilai Puan Miliki Kapasitas Pemimpin Dunia


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Ist/DPR
 Ist/DPR
Ketua DPR Puan Maharani saat memberikan pidato dalam Forum of Women Parliamentarians, IPU ke-144 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/3).  

KETUA DPR RI Puan Maharani dinilai punya kapasitas pemimpin dunia. Ini karena Puan dinilai paham dengan isu global yang terjadi saat ini.

Hal ini dikatakan pengamat politik dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN Veteran Jakarta), Danis TS Wahidin.

Puan, menurut Danis, memiliki rekam jejak dengan responnya yang cepat dan tepat pada masalah dunia.

"Saya lihat ini dari vokalnya dia pada isu Palestina di forum IPU yang lalu. Dia juga menyuarakan perdamaian di perang Ukraina. Dari sini saya lihat Puan miliki kapasitas sebagai pemimpin dunia," kata Danis pada Senin (25/4).

Dia memandang sikap kepemimpinan Puan yang paham masalah global, bukti dari matangnya dia dalam politik. Danis menyebut ini efek dari proses yang lama dan pengalamannya sejak dulu dalam berpolitik.

Baca juga: Gelar Demo Masak, Puan: Meskipun Enggak jago, Minimal Bisa

"Saya memandang Puan menjadi simbol perempuan yang sukses dalam dunia politik. Stigma bahwa perempuan secara kapasitas dibawah laki - laki dipatahkan olehnya," jelasnya.

Di sisi lain, Danis juga melihat Puan paham betul akan masalah kebangsaan.

Puan dapat merespons beragam isu kebangsaan seperti masalah riil rakyat tentang kelangkaan minyak goreng, dan harga pangan selama ramadhan. Artinya, kata Danis, Puan juga mau mendengar aspirasi dan kegelisahan masyarakat.

"Puan menurut saya sudah melampaui rata - rata kapasitas pemimpin perempuan secara umum. Dia paham betul akan masalah nasional dan juga internasional secara mendalam," jelasnya.

Sebagai informasi, Puan di forum parlemen dunia yang dilaksanakan di Bali beberapa waktu lalu menyerukan dan mendukung kemerdekaan Palestina secara penuh.

Puan juga menyeru agar perang di Ukraina diselesaikan secara damai di meja perundingan.

Sementara dalam isu kebangsaan, misalnya bersuara vokal terkait isu kelangkaan minyak goreng.Puan juga mendorong pemerintah mencegah kelangkaan minyak goreng. Baginya ini tak boleh terjadi karena Inddonesia merupakan negara terbesar penghasil kelapa sawit di dunia. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT