20 April 2022, 10:57 WIB

Ketua Fraksi Demokrat Dukung UKM Cincau Hitam di Pacitan Berkembang


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Ist
 Ist
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengunjungi UKM Janggelan di Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan, Jatim.

KETUA Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mendukung pengembangan dalam melakukan kreasi dan inovasi pada budi daya janggelan atau cincau hitam. 

Hal tersebut ia sampaikan saat melaksanakan kegiatan reses dengan mengunjungi UKM Janggelan di Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan, Jawa Timur.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (20/4), Ibas menyebutkan agar kader Partai Demokrat peduli pada perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk meningkatkan kesejahteraan dengan memberikan pekerjaan untuk warga sekitar.

Salah satu UKM yang menjadi perhatian Ibas adalah Janggelan. Janggelan adalah makanan atau minuman yang penuh vitamin dan khasiat untuk menyehatkan tubuh. 

Saat melihat kebun tanaman janggelan yang dikelola masyarakat, Ibas kemudian mendatangi pabrik pengolahan untuk melihat dan mencoba langsung proses pembuatan serta pendistribusian janggelan. 

Disana dia juga mencoba menuangkan bahan baku janggelan ke cetakan. Ibas juga memberikan sejumlah bantuan alat produksi pada kesempatan tersebut.

Baca juga: Kejagung Harus Tuntaskan Kongkalikong Korupsi Minyak Goreng

Ia meyakini bahwa UKM budi daya cincau hitam tersebut dapat dikembangkan dan dikenalkan lebih luas lagi, baik di Kecamatan Bandar maupun Kabupaten Pacitan pada umumnya.

"Saya dukung penuh agar produksi janggelan semakin canggih dan lebih produktif. Agar dompetnya tidak terlalu kempes akibat peningkatan harga-harga sembako," ujar Ibas.

Politisi Partai Demokrat tersebut juga membagikan ratusan sembako untuk pegawai UKM Janggelan dan warga sekitar. Sejumlah produk janggelan tersebut kata Ibas amat cocok menjadi oleh-oleh dan akan ia kenalkan ke khalayak di luar Pacitan. 

"Terima kasih mas Ibas sudah berkunjung dan memberikan bantuan semoga kedepannya terus peduli pada usaha dan produk-produk lokal di Pacitan," kata pemilik UKM Janggelan, Haris.

Ia menjelaskan pengembangan budidaya janggelan ini sudah dilakukan sejak 2012. Dimulai dari usaha swadaya yang melibatkan masyarakat.

Salah satu pekerja UKM Janggelan, Minarti bercerita bahwa dampak pandemi Covid-19 membuat produksi sangat berkurang.  

Sedangkan warga Desa Jeruk, Situm berharap agar harga kebutuhan pokok tidak semakin meninggi.

"Terima kasih mas Ibas sudah membantu. Harapan kami tentu semoga harga sembako ini enggak naik terus. Ya minyak goreng, ya gula, dan lainnya," kata Situm. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT