11 April 2022, 17:15 WIB

MAKI Desak Bangunan Wisma Atlet Hambalang Dirobohkan


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

MI/ M Irfan
 MI/ M Irfan
Koordinator MAKI Boyamin Saiman

MASYARAKAT Antikorupsi Indonesia (MAKI) mendesak Wisma Atlet Hambalang dirobohkan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta bertindak.

 

"Perobohan ini untuk mencegah kasus Hambalang jadi gorengan politik masa-masa yang akan datang karena secara hukum sudah selesai," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalui keterangan tertulis, Senin (11/4)

 

Boyamin yakin bangunan itu bakal menimbulkan masalah baru jika tidak diratakan. Apalagi, pemerintah juga tidak bisa melanjutkan pembangunan karena adanya permasalahan hukum.

"Nyatanya Pemerintahan Jokowi gagal untuk meneruskan pembangunan Hambalang karena terbentur putusan pengadilan ini," tutur Boyamin.

Sebelumnya, terpidana kasus suap Wisma Atlet Angelina Sondakh mengakui bahwa dirinya tak mengungkapkan siapa dalang dalam kasus megakorupsi proyek Hambalang. Ia ingin melindungi putra semata wayangnya, Keanu Massaid.

"Saya takut, saya masih berpikir Keanu harus selamat," ucap Angelina Sondakh dalam Youtube Kompas TV dikutip Minggu (11/4).

Mantan politikus Partai Demokrat itu tak keberatan jika dirinya disebut penakut. " Karena saya mau lihat Keanu tumbuh besar, normal, tanpa ketakutan," tambah Angelina Sondakh.

Apalagi, saat ini dirinya adalah orang tua tunggal dimana kakaknya, Frank Sondakh, telah meninggal pada 2014. "Jadi pada dasarnya, saya menjalaninya sendiri," tutur dia.

"Saya takut, dia (Keanu) adalah segalanya, saya hanya punya dia," ucap janda Adjie Massaid itu. (OL-8)

BERITA TERKAIT