11 April 2022, 15:55 WIB

3 Kali Mangkir, Hakim Wajibkan Mardani Maming Hadir Pekan Depan


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), Mardani H Maming.

MANTAN Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming kembali mangkir untuk ketiga kalinya dari sidang PN Tipikor Banjarmasin. Ketua Majelis Hakim Yusriansyah meminta untuk Maming wajib hadir di sidang berikutnya pada 18 April 2022.

"Saya minta sidang selanjutnya harus hadir. Karena apa, kuncinya di dia juga kan. Untuk perkara ini. Kalau alasan sakit lagi, dokternya panggil. Betul gak sakitnya," papar Yusriansyah, Senin (11/4).

Baca juga: Pacar Indra Kenz Terima Uang Rp1,1 Miliar Hingga Tanah Rp7,8 M di Tangsel

Dalam persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menerangkan bahwa Mardani mangkir dengan alasan memenuhi undangan Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Kebetulan, Mardani adalah Ketum BPP Hipmi 1999-2022.

Adapun sebelumnya, Mardani mangkir dalam persidangan Senin (4/4). Kala itu, Mardani hanya melampirkan secarik surat keterangan sakit dari Amore Medika Klinik Umum dan Bersalin. Surat keterangan sakit diteken dr Cynthia Christine Jonachan yang ternyata menantu pemilik klinik.

Dalam perkara ini, mantan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, H Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo ditetapkan sebagai terdakwanya. Dia didakwa menerima suap yang disamarkan dalam bentuk utang dari Mantan Dirut PT PCN, Alm Henry Soetio.

Sedangkan Mardani H Maming terseret kasus suap ini, lantaran dirinya yang meneken Surat Keputusan Bupati Tanah Bumbu Nomor 296 Tahun 2011 tentang Persetujuan Pelimpahan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Bangun Karya Pratama Lestari Nomor 545/103/IUP-OP/D.PE/2010 kepada PT Prolindo Cipta Nusantara. Mengacu UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba), peralihan IUP tidak diperkenankan. (RO/OL-6)

BERITA TERKAIT