10 April 2022, 18:50 WIB

Presiden: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Isu Jelang Pemilu


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

Dok. Biro Pers Setpres
 Dok. Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi saat mengunjungi Pasar Rakyat di Desa Tempurejo, Jawa Tengah.

PRESIDEN Joko Widodo meminta masyarakat agar tidak terprovokasi oleh narasi yang tidak bermanfaat. Apalagi, narasi tersebut dimunculkan segelintir pihak menjelang pemilihan umum (pemilu) pada 2024.

Menurut Jokowi, sapaan akrabnya, narasi tidak bermanfaat sengaja disuarakan guna memperkeruh suasana politik di dalam negeri.

Baca juga: Soal Penundaan Pemilu, Puan Buktikan DPR Dengar Aspirasi Rakyat

"Menjelang kontestasi politik, biasanya suhu menghangat. Tapi, jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh kepentingan politik yang tidak bermanfaat," ujar Jokowi dalam rapat koordinasi di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (10/4).

Pihaknya pun meminta para menteri terkait beserta Kapolri dan Panglima TNI, memberikan pendidikan politik secara intensif. Terutama kepada publik dan juga para calon kontestan pemilu.

Baca juga: Presiden Lantik Anggota KPU dan Bawaslu pada 12 April

Lebih lanjut, Kepala Negara berharap tidak ada pihak yang sengaja membuat agenda tidak baik. Khususnya, politik identitas yang mengedepankan isu SARA.

"Kita memiliki pengalaman yang tidak baik dalam pemilu-pemilu sebelumnya. Saya harapkan tidak terjadi di Pemilu 2024," pungkas Jokowi.(OL-11)


BERITA TERKAIT