25 March 2022, 13:51 WIB

Jokowi Instruksikan Kementerian Jangan Suka Belanja Barang Impor


Kautsar Widya Prabowo | Politik dan Hukum

Presiden Joko Widodo
 Presiden Joko Widodo
BIRO PERS/SETPERS

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memastikan bakal memantau secara ketat kementerian, perusahaan BUMN, dan pemerintah daerah dalam pengadaan barang. Ia tidak ingin ada jajarannya yang lebih mengutamakan membeli barang impor ketimbang barang dalam negeri.

"Ke mana si (barang impor ini) oh ke provinsi a, oh ke kabupaten b keliatan, oh ke kota c, keliatan, oh ke kementerian, sekarang ini gampang sekali," kata Jokowi saat memberikan arahan tentang aksi afirmasi bangga buatan Indonesia, secara virtual, Jumat, 25 Maret 2022.

Jokowi sempat mengungkap beberapa kementerian yang mengutamakan membeli barang impor. Seperti Kementerian Kesehatan yang membeli tempat tidur untuk rumah sakit dari luar negeri.

"Produksi (tempat tidur) saya lihat di Yogyakarta ada, Bekasi, Tangerang ada, (malah) beli impor. Mau diteruskan, mau saya umumkan, kalau saya jengkel (saya bacakan), ini RS daerah impor, Kemenkes impor," tegasnya.

Baca juga: Temukan 4 Dugaan Tindak Pidana, Kejagung Usut Rasuah Pengelolaan Emas di PT Antam

Jokowi juga mengingatkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang diketahui membeli traktor dari luar negeri. Hal itu diketahui saat ia melakukan kunjungan kerja ke Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Traktor-traktor kayak gitu bukan high tech saja impor jengkel saya, enggak boleh Pak Menteri, enggak boleh," tuturnya.

Selain itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim ikut disentil karena ditemukan pembelian pensil, kertas, hingga pulpen dari luar negeri. Kemudian, Jokowi menemukan seragam hingga sepatu TNI/Polri dibeli dari luar negeri.(Ant/OL-4)

BERITA TERKAIT