15 March 2022, 02:11 WIB

Anggota MPR RI Ini Jelaskan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan 


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Sosialisasi 4 Pilar yang dilakukan Anggota MPR RI Dian Istiqomah

ANGGOTA MPR RI Fraksi PAN Dapil DKI Jakarta III , Dian Istiqomah mengadakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada Tokoh Masyarakat RW O5  Srengseng, kelurahan Srengseng Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat pada senin (14/3). 

Adapun tujuan dari kegiatan sosialisasi empat Pilar Negara tersebut untuk mengingatkan kembali masyarakat agar memahami lebih dalam mengenai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.  

Sehingga diharapkan akan berdampak pada meningkatnya kesadaran masyarakat tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. 

“Empat pilar MPR RI itu terdiri dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, kemudian Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR. Lalu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara,” kata Dian. 

Menurut Dian, Indonesia sebagai bangsa yang majemuk masih perlu penguatan dalam penghayatan dan pengamalan yang terkandung dalam Pancasila serta munculnya pemahaman terhadap hal-hal yang keliru dan sempit, seperti pemahaman agama yang sempit dan selalu menganggap kelompoknya yang paling benar.  

Baca juga : Lima Prajurit Berprestasi Kodam Jaya Terima Penghargaan dari Kasad

Selain itu, timbulnya fanatisme kedaerahan sehingga adanya mengkotak-kotakan. 

“Apalagi sekarang ini terkesan kurang berkembangnya penghargaan atas kemajemukan dan kebhinekaan, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagai pemimpin dan tokoh bangsa serta tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal,” tutur wanita yang juga duduk di Komisi II DPR RI ini. 

Oleh sebab itu, Dian berpesan kepada masyarakat agar memperkuat ketahanan keluarga dengan kebersamaan dan kesolidan dan kerukunan. Sebab Indonesia memiliki kekayaan dan keberagaman bangsa, dengan banyak suku bangsa, bahasa, adat istiadat dan budaya, tetapi tetap satu yakni bangsa Indonesia.  

“Jadi kita harus berbangga menjadi warga Negara Indonesia, bukan malah terpecah belah,” tegasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT