06 March 2022, 13:00 WIB

Pemerintah Kecam Dugaan Aksi Pembunuhan Petugas PTT oleh KKB


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

MI/Amiruddin Abdullah R
 MI/Amiruddin Abdullah R
Ilustrasi senjata api

PEMERINTAH mengecam tindak kekerasan yang diduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (3/3). Aparat penegak hukum pun didorong untuk menindaklanjuti kasus tersebut secara cepat.

"Pemerintah dengan tegas mengecam dugaan tindak pidana oleh KKB. Aparat terkait harus segera melakukan penegakan hukum secara tegas, tuntas, dan proporsional atas aksi kejahatan tersebut," ujar Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani melalui keterangan resmi, Minggu (6/3).

Sebagaimana diketahui, Kamis (3/3) lalu, KKB diduga melakukan serangan dan pembunuhan terhadap delapan petugas PT Palapa Ring Timur Telematika (PTT).

Para petugas saat itu sedang memperbaiki Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Seluruh korban sedang melaksanakan tugas mereka demi mempermudah akses komunikasi masyarakat. Pekerjaan tersebut justru mendukung kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan akses komunikasi dan konektivitas. Akses komunikasi itu akan memudahkan kegiatan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga, yang seharusnya didukung, bukan ditentang dengan cara keji tersebut," tegasnya.

Baca juga: Trauma Nelson Korban Selamat dari Pembantaian KKB Papua

Dari data yang diolah KSP, sepanjang 2022, tercatat setidaknya sudah ada tujuh kasus dugaan tindak pidana yang dilakukan KKB. Aksi itu dilakukan di beberapa distrik di Papua.

"Kejadian-kejadian tersebut menewaskan 13 orang dan 5 orang mengalami luka-luka. Para korban mencakup anggota TNI dan masyarakat sipil," ucap Jaleswari.(OL-5)

BERITA TERKAIT