05 March 2022, 13:01 WIB

Aktivis 98 Apresiasi Pernyataan KPK Soal Peran Gerakan Reformasi Berantas Korupsi


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Ilustrasi

AKTIVIS 98 Imanuel Ebenezer mengapresiasi pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang mengakui peran gerakan reformasi 1998 dalam membebaskan Indonesia dari belitan dan lilitan praktik-praktik korupsi orde baru.

Menurut Imanuel pernyataan Firli adalah vitamin bagi mahasiswa hari ini untuk berperan besar menentang praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Selain itu juga sebagai pengingat generasi kami. Bahwa tugas kita melawan KKN belum berakhir," tegas Ketua Ikatan Aktivis 98 ini.

Kepada Firli Bahuri, bekas aktivis dari Forum Kota dan Front Kota ini berpesan agar seluruh karyawan KPK bisa terus melakukan  penegakkan hukum dan tidak tebang pilih dengan sungguh-sungguh memenangkan kembali keadilan dan kemanusiaan.

"Siapapun yang terbukti melakukan korupsi harus diperiksa, diadili, dan ditangkap.  Para koruptor harus dimiskinkan, harus diseret untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegasnya,

Lebih lanjut, pria yang karib disapao Noel berharap semangat anti KKN mahasiswa 98 bisa menjadi inspirator sejarah atau supporting moral bagi kelompok kelompok antikorupsi lainnya.

"Kita juga berharap negara mengingat apa yg dilakukan teman teman 98. Perhatian terhadap sejarah, peran besar para simpulnya merupakan bentuk tanggungjawab negara kepada sejarah masa lalu," pungkas Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) itu.

Terpisah, Firli sendiri mengaku senang karena banyak masyarakat yang aktif memberantas korupsi bersama KPK saat ini. Bahkan, kata dia kerja sama pemberantasan korupsi sudah ada sejak 1998.

"KPK sungguh berterima kasih kepada segenap rekan-rekan yang telah memberikan sumbangsih di dalam rangka pemberantasan korupsi. Baik yang sudah meninggalkan kita semua di dalam perjuangannya memberantas korupsi, di dalam suatu gerakan reformasi di tahun 1998," tutur Firli dalam keterangannya, Sabtu (5/3).

Dia berharap kerja sama ini terus berlangsung. Pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan KPK tanpa bantuan masyarakat.

"Ini perlu kami sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya karena rekan-rekan bergerak untuk membebaskan Indonesia dari belitan dan lilitan praktik-praktik korupsi," ujarnya. (Can/OL-8)

BERITA TERKAIT