08 February 2022, 11:00 WIB

Pelapor Arteria Dahlan Penuhi Panggilan Polisi Klarifikasi Laporan


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

MI/M Irfan
 MI/M Irfan
 Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Arteria Dahlan

PELAPOR Arteria Dahlan melalui Kuasa Hukum Poros Nusantara Susana Febriati mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (8/2).

Kedatangan Susana untuk memenuhi panggilan polisi terkait klarifikasi laporan dugaan SARA yang dilakukan Anggota DPR Komisi III Arteria Dahlan.

"Kami memenuhi panggilan klarifikasi mengenai laporan pengaduan kami menindaklanjuti pelimpahan dari Polda Jabar ke Polda Metro Jaya," terang Susana, Selasa (8/2).

Menurutnya, terdapat perbedaan antara laporan di Polda Jabar dengan Polda Metro Jaya. Di dalam laporannya ke Polda Jabar, ada sejumlah pasal yang tertinggal.

"Dilaporan pengaduan Polda Jabar yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya hanya terkait dengan UU ITE, sedangkan kami mengadukan bebeapa pasal di antarannya UU No. 40 tahun 2008 mengenai diskriminasi RAS dan etnis sekaligus 315 316 KUHP," ungkapnya.

Sebelumnya, pelapor Anggota DPR RI Arteria Dahlan batal diperiksa, Jumat (4/2). Yakni, Ketua Presidium Poros Nusantara, Urip Hariyanto. Dia mengatakan pemeriksaan yang sedianya berlangsung, Jumat (4/2) pukul 10.00 WIB ditunda, karena dua dari tiga pelapor tidak dapat hadir.

Adapun Arteria Dahlan dilaporkan ke Polda Jawa Barat, buntut meminta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang saat rapat berbicara menggunakan bahasa Sunda dipecat.

Hal itu diungkapkan Arteria saat rapat kerja antara Komisi III dan Kejaksaan Agung pada Senin, 17 Januari 2022. Pernyataan Arteria dinilai menyinggung warga etnis Sunda.

"Ada kritik sedikit Pak, ada Kajati dalam rapat dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu, dan kami mohon sekali yang begini ditindak tegas," pinta kader PDI Perjuangan itu. (OL-13)

Baca Juga: Kasus Arteria Dahlan, Polisi Minta Masyarakat Lapor ke MKD

BERITA TERKAIT