26 January 2022, 22:12 WIB

Ini Latar Belakang Perubahan Nama Pasukan Elite Paskhas TNI-AU Jadi Pasgat


Golda Eksa | Politik dan Hukum

Dinas Penerangan TNI-AU
 Dinas Penerangan TNI-AU
Pasukan Khas TNI-AU

SEIRING terbitnya Perpres Nomor 66 Tahun 2019 tentang Organisasi Tugas dan Jabatan di Lingkungan TNI, terbitlah Peraturan Panglima (Perpang) TNI Nomor 37 Tahun 2019 tentang Struktur Organisasi Tugas dan Jabatan TNI-AU. 

Kemudian, hal itu ditindaklanjuti dengan keluarnya Perpang TNI Nomor 43 Tahun 2019 tentang Struktur Organisasi Tugas  di Jajaran TNI-AU.  Demikian keterangan tertulis dari Dinas Penerangan TNI-AU, Rabu (26/1).

Sebelumnya, pada 9 Februari 2018 dilaksanakan rapat validasi organisasi TNI-AU oleh Dewan Pembentukan Organisasi TNI-AU (Deporau) yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dengan agenda membahas organisasi Komando Operasi TNI AU III (Koopsau III) dan Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas). 

Rekomendasi rapat menyetujui pembentukan Koopsau III, sementara Koopsudnas akan dibahas pada rapat berikutnya. 

 Pada agenda rapat Koopsudnas dibahas  penarikan Kohanudnas ke dalam TNI-AU menjadi  Kotamaops dan Kotamabin TNI-AU, dan merubah nomenklatur Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas)  menjadi Koopsudnas.

Dalam proses rapat tersebut muncul saran dari KSAU untuk merubah nomenklatur Korpaskhas (Korps Komando Pasukan Khas) menjadi Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Cepat).

Perubahan nomenklatur tersebut tertuang dalam Perpang TNI Nomor 26 Tahun 2019 tentang Organisasi Tugas Kopasgat. 

Seiring perubahan nomenklatur, juga diiringi dengan beberapa perubahan yang terkait dengan fungsi organisasi Kopasgat, yaitu yang menyangkut fungsi organik satuan dan fungsi pembinaan kemampuan teknis. Selain itu juga ada tambahan jabatan bintang satu yaitu Irkopasgat. (J-2)

BERITA TERKAIT