24 January 2022, 11:54 WIB

Jaksa KPK Tuntut Azis Syamsuddin 4 Tahun 2 Bulan Penjara


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

MI/Susanto
 MI/Susanto
Terdakwa mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

JAKSA penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut bekas Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin pidana penjara selama 4 tahun dan 2 bulan. Azis diyakini terbukti menyuap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat bernama Maskur Husain sejumlah Rp3,099 miliar dan US$36 ribu.

Selain itu, jaksa KPK juga meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana denda kepada Azis sebesar Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan dan pidana tambahan pencabutan hak politik.

"Menjatuhkan pidana tabahan kepada terdakwa berupa pencabutan hak dipilih dalam pemilihan jabatan publik atau politis terhitung 5 tahun terhitung sejak terdakwa selesai menjalani pidana pokoknya," ujar jaksa Lie Putra Setiawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (24/1).

Jaksa KPK meyakini suap yang diberikan Azis kepada Robin dan Maskur ditujukan agar Azis dan Aliza Gunado tidak menjadi tersangka dalam penyelidikan korupsi pengurusan dana alokasi khusus (DAK) APBN-P Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2017.

Baca juga:  Tuntutan Dugaan Suap Azis Syamsuddin akan Dibacakan Hari Ini

Setidaknya ada empat hal yang menjadi pemberat bagi jaksa KPK dalam menuntut Azis. Pertama, politikus Partai Golkar itu dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

"Perbuatan terdakwa merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia," imbuh Lie.

Ketiga, Azis tidak mengakui kesalahannya. Terakhir, jaksa KPK menilainya berbelit-belit memberikan keterangan selama persidangan. Adapun hal yang meringankan dalam tuntuan jaksa karena Azis belum pernah dihukum sebelumnya.

Majelis hakim yang diketuai Muhammad Damis mengagendakan sidang berikutnya pada Senin (31/1). Dalam sidang pekan depan, Azis dan tim penasihat hukumnya akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi.(OL-5)

BERITA TERKAIT