10 January 2022, 13:50 WIB

Presiden: Generasi Muda Harus Kompetitif dan Berbudi Pekerti Luhur


Andhika prasetyo | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
 ANTARA FOTO/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo

GENERASI muda tidak boleh hanya profesional dan kompetitif di pasar kerja. Tidak kalah penting dari itu, para penerus bangsa harus memiliki sikap yang baik, budi pekerti yang luhur.

"Oleh karena itu, pendidikan karakter juga menjadi perhatian serius pemerintah," ujar Presiden Joko Widod dalam perayaan HUT ke-49 PDIP secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Senin (10/1).

Saat ini, pemerintah memiliki Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sebagai instansi yang bertanggung jawab memperkokoh nilai-nilai dasar negara di dalam jiwa para pemuda.

Lembaga tersebut bergerak secara intensif ke seluruh penjuru Tanah Air untuk melakukan pembumian Pancasila, menjaga toleransi antarumat dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca juga: Edukasi Tentang Bahaya Pembakaran Sampah Mesti Ditingkatkan

"Ini sangat diperlukan untuk meningkatkan sikap gotong royong masyarakat terutama di masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Kunci untuk berhasil hanya satu yaitu gotong-royong," ucap mantan wali kota Solo itu.

Jokowi sendiri melihat masyarakat Indonesia, khususnya kaum muda, masih memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Itu merupakan bekal yang luar biasa baik untuk mencapai kemajuan di masa depan.

"Nilai-nilwi luhur yang diwariskan Bung Karno dan para pendiri bangsa terus kita pegang teguh, terus kita perkokoh. Nilai-nilai luhur Pancasila harus terus kita jaga menjadi pegangan bagi generasi generasi penerus kita," tandasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT