01 January 2022, 16:27 WIB

Timsel tak Berencana Buat Pakta Integritas Calon Anggota KPU-Bawaslu


tri subarkah | Politik dan Hukum

Ilustrasi
 Ilustrasi
KPU

TIM seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027 belum berencana membuat pakta integritas sebagaimana yang diusulkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu. Demikian disampaikan Ketua Timsel Juri Ardiantoro.

"Di internal timsel belum ada rencana untuk membuat pakta integritas secara tertulis bagi calon," katanya melalui keterangan tertulis kepada Media Indonesia, Sabtu (1/1).

Baca juga: Jaksa Agung Apresiasi Erick Thohir Bantu Ungkap Kasus Jiwasraya dan Asabri

Juri berpendapat, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang mengatur keanggotaan dan seleksi sudah dipenuhi dengan ketentuan kewajiban bagi anggota KPU dan Bawaslu untuk berintegritas. Oleh karenanya, beleid itu dinilai lebih tinggi untuk mewajibkan integritas bagi para anggota.

"Jadi, ada atau tidak ada pernyataan tertulis (pakta integritas), UU sudah mewajibkannya," terang Juri.

Ia juga mengatakan bahwa di level Timsel, integritas sudah secara otomatis menjadi ukuran penilaian paling tinggi. Lebih lanjut, ketentuan integritas calon anggota KPU-Bawaslu juga tidak hilang menjelang proses fit and proper test di DPR.

"DPR juga mestinya melakukan hal yang sama, yakni pilih yang paling berintegritas dan menolak jika ada yang lobby-lobby dari para calon," tandasnya.  (OL-6)

BERITA TERKAIT