24 December 2021, 21:55 WIB

KSP : Regenerasi di NU Berjalan dengan Baik 


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

Antara/Hafidz Mubarak A
 Antara/Hafidz Mubarak A
Ketua Umum PBNU 2021-2026 Yahya Cholil Staquf

TERPILIHNYA Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2021-2026 merupakan bukti bahwa regenerasi kepemimpinan berjalan dengan baik. 

Gus Yahya, demikian sapaan akrabnya, mampu menjadi simbol kekuatan kader muda yang siap mengomandoi organisasi Islam terbesar di Indonesia itu di masa mendatang. 

Demikian diungkapkan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Rumadi Akhmad selepas Muktamar ke-34 NU di Lampung, Jumat (24/12). 

"Gus Yahya adalah simbol kekuatan kader muda NU. Ini menjadi bukti bahwa regenerasi berjalan dengan baik," kata Rumadi. 

Ia berharap, di bawah pemimpin baru, NU bisa terus menjaga khitahnya sebagai organisasi sosial keagamaan yang menjaga keislaman dan ke-Indonesia-an. 

Baca juga : Wapres: NU Mitra Pemerintah dalam Membangun Bangsa 

Rumadi juga meminta NU terus bekerja sama dengan pemerintah, bukan hanya dalam upaya mensejahterakan rakyat, tapi juga dalam menjadi pilar untuk memperkuat agenda nasional pemerintah terkait moderasi beragama. 

"NU selama ini selalu menjadi organisasi yang supportif terhadap pemerintah. Tentu saja, sejauh kebijakan pemerintah sejalan dengan prinsip-prinsip NU," tegasnya. 

Seperti diketahui, Gus Yahya terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2021-2026 dalam Muktamar ke-34 NU ke-34, yang digelar di Lampung, Jumat (24/12). 

Ia mengantongi 337 suara, unggul dari calon inkumben yakni Said Aqil Siradj yang hanya memperoleh 210 suara. (OL-7)

BERITA TERKAIT