10 December 2021, 23:57 WIB

TPNPB-OPM Akui Satu Anggotanya Tewas Tertembak Aparat TNI di Yahukimo


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

Dok TPNPB-OPM
 Dok TPNPB-OPM
Pasukan TPNPB-OPM

TENTARA Pembebasan Nasional Papua Barat-OPM mengakui salah satu angotanya tewas tertembak aparat TNI di Distrik Suru Suru, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (7/12) lalu. “Pasukan saya atas nama Kunci Labie ditembak dan satu buah senjata laras panjang SS1 milik aset Kodap XVI Yahukimo dirampas TNI. Kejadian itu dilaporkan langsung oleh Komandan Operasi Batalyon Yamue Kopy Tua Heluk,” kata Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom dalam keterangan persnya, Jumat (10/12).

Sebelumnya Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Arm Reza Nur Patria mengungkapkan, pihaknya berhasil menembak satu anggota KKB dalam aksi baku tembak dengan TNI. Saat itu Satgas TNI Koramil Persiapan Suru-Suru sedang melaksanakan tugas pembinaan teritorial yaitu pengawasan dan memonitor situasi wilayah di Distrik Suru-Suru.

Setelah kontak tembak berakhir, Satgas TNI Koramil langsung melakukan pengecekan barang bukti yang digunakan kelompok terduga KKB dan ditemukan 1 pucuk senjata laras panjang organik SS2 V4 Trijikon..Situasi ini menjadi bertentangan dengan pernyataan Kepala Staf TNI AD Jenderal Dudung Abdurachman yang meminta agar satuan tugas TNI yang beroperasi di Papua tidak harus memerangi KKB. Para prajurit diminta merangkul kelompok bersenjata agar mereka bisa kembali ke pangkuan Indonesia.

Lebih lanjut Sebby mengungkapkan, walaupun anggotanya pasukannya tewas, pihaknya tetap akan melakukan perlawanan terhadap aparat keamanan Indonesia. “Justru membangkitkan emosi kami dengan mobilisasi pasukan 7 batalyon untuk terus melawan dengan kekuatan full untuk melumpuhkan Yahukimo,” tegasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT