07 December 2021, 08:14 WIB

DPR Dorong Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Ist/DPR
 Ist/DPR
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf.

WAKIL Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf mengungkapkan, perpustakaan dapat mengambil peran bukan hanya sebagai pusat informasi, namun dapat bertransformasi menjadi tempat dalam pengembangan diri masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Cimahi sendiri, menurutnya, pelaksanaan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial sudah baik didukung dan mendapat dukungan dari para pegiat dan komunitas literasi.

"Cimahi ada di ruang lingkup perkotaan, literasi berbasis inklusi sosial merupakan sebuah keseharusan dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan," kata Dede saat memimpin pertemuan tim kunjungan kerja spesifik bidang perpustakaan di Cimahi, Jawa Barat, Jumat (3/12).

Politikus Fraksi Partai Demokrat ini mendorong agar pemerintah daerah perlu terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan perpustakaan nasional dalam pelaksanaan perpustakaan berbasis inklusi sosial di Cimahi.

"Program literasi yang ada di Cimahi sudah baik hanya mereka menyampikan kekurangan anggaran. Perlu ada support dari pemerintah pusat, terlabih Cimahi memiliki konsep besar yang ingin menjadikan Cimahi menjadi smart city," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sekda Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan menyampaikan, Pemkot Cimahi memandang pentingnya perputakaan sebagai salah satu upaya untuk meningktakan kecerdasan dan pengetahunan masyarakat.

Pemkot Cimahi juga mencantumkan urusan perpustakanan dalam Misi I RPJMD tahun 2017-2022 yaitu Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia yang Berkepribadian, Berkahlak Mulia, Cerdas, Sehat dan Unggul.

"Namun ada beberapa permasalahan yang dihadapi dalam masa pandemi Covid-19, banyak program dan layanan yang tidak bisa diselenggarakan dengan alasan terjadi refocusing anggaran, penutupan dan pembatasan layanan perpustakaan umum Kota Cimahi," ujarnya.

Untuk diketahui, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.

Peran lainnya dari perpustakaan umum dalam program berbasis inklusi sosial adalah pembinaan perpustakaan desa, sekolah dan komunitas, intervensi program, varian layanan perpustakaan sesuai kebutuhan dan integrasi program dengan stakeholder atau institusi permerintah.

Turut hadir dalam kunjungan kerja ini, Ketua Komisi X DPR RI Saiful Huda (F-PKB). Serta dihadiri oleh Anggota Komisi X Andreas Hugo Pareira, Rano Karno, Vanda Sarundajang (F-PDI Perjuangan), Ferdiansyah (F-Golkar), Himmatul Aliyah, Nuroji, Martina (F-Gerindra), Ratih Megasari Singkarru (F-NasDem), Andi Muawiyah Ramly (F-PKB), Sakinah Aljufri (F-PKS) dan Desy Ratnasari (F-PAN). (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT