10 November 2021, 17:10 WIB

Bareskrim Polri Terbitkan SP3 untuk Kasus Sadikin Aksa


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Dok MI
 Dok MI
Bareskrim Polri

DIREKTORAT Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus, Bareskrim Polri menerbitkan Surat Ketetapan Dirtipideksus Nomor: S.Tap/9„0?/lX/RES.1.24./2021/Dittipideksus tanggal  15 September 2021 tentang Penghentian Penyidikan (SP3) tindak pidana perbankan dengan tersangka Direktur Utama PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa. 

Penerbitan SP3 itu sendiri ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri. Brigjen Helmy Santika. Dengan tembusan Kabareskrim Polri, Karobinops Bareskrim Polri, Karowassidik Bareskrim Polri dan Mangarade Perdamean Sirait S.E selaku telapor. 

Baca juga: Kekerasan Masih Berlangsung, Tokoh Papua Desak Jokowi Tarik Mundur Militer

Pengacara Sadikin Aksa, Agus Salim SH MH membenarkan penerbitan surat penghentian penyidikan tersebut. Ia mengungkapkan, jika alasan terbitnya penghentian penyidikan lantaran kurangnya bukti. 

"Iyaa betul sudah terbit SP3 terkait laporan dugaan tindak pidana dengan sengaja mengabaikan perintah tertulis OJK. Alasan penghentian penyidikan dikarenakan kurang cukup bukti," kata Agus sapaanya saat dikonfirmasi, Rabu, (10/11).

Agus berharap, agar dengan diterbitkanya surat SP3 tersebut kliennya Sadikin Aksa dapat kembali berkegiatan dengan baik tanpa ada beban. 

"Harapanya ya kegiatan keseharian pak Sadikin  bisa berjalan dengan baik tanpa ada beban terkait hal yang dipersoalkan tersebut. Lebih umumnya kepada Bosowa sebagai intentitas badan usaha akan lebih konsentrasi lagi dalam menjalankan usaha termasuk kerjasama dengan pihak Kookmin," pungkas Agus. 

Sebelumnya, Sadikin yang merupakan keponakan dari mantan Wapres Jusuf Kalla ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara dalam Sadikin dalam kasus Bank Bukopin. 

Sejak Mei 2018,  PT Bank Bukopin Tbk. berstatus bank dalam pengawasan intensif oleh OJK karena mengalami permasalahan likuiditas.  Kondisi bank tersebut semakin buruk sejak Januari hingga Juli 2020. 

Dalam rangka penyelamatan Bank Bukopin, OJK mengeluarkan kebijakan, di antaranya memberikan perintah tertulis kepada Dirut PT Bosowa Corporindo, yakni Sadikin Aksa melalui surat OJK nomor: SR-28/D.03/2020, yang terbit 9 Juli 2020. (RO/OL-6)

BERITA TERKAIT