01 November 2021, 15:40 WIB

Mobilitas Internasional Celah Masuknya Varian Baru Covid-19


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
Wakil Presiden Ma'ruf Amin

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin meminta adanya mitigasi di tengah relaksasi penanganan pandemi covid-19 yang terjadi belakangan. Ma’ruf menekankan pentingnya screening yang ketat baik terhadap wisatawan asing maupun Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Wapres mengingatkan mobilitas internasional dapat menjadi celah masuknya varian baru covid-19 apabila tidak disikapi dengan tegas. “Protokol kesehatan perjalanan internasional seperti penyesuaian dan jangka waktu pelaksanaan karantina, ketentuan tentang PCR bagi pelaku perjalanan internasional dengan tetap mengantisipasi risiko penularan dari negara lain,” tuturnya. 

Walapaun beberapa indikator penanganan covid-19 di Indonesia mengalami perkembangan baik, pemerintah mewaspadai terjadi peningkatan pergerakan masyarakat agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat tetap terkendali. 

“Perlunya memikirkan mitigasi terbaik agar penurunan atau relaksasi daripada penerapan PPKM itu kita sesuaikan secara terkendali dan terukur,” tegas Ma’ruf saat memimpin Rapat Terbatas tentang Pembahasan Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Senin (1/11).

Ma’ruf meminta seluruh pihak terkait dapat mulai melakukan antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun. Dengan begitu, masa libur akhir tahun tidak menjadi titik lonjakan gelombang baru di Indonesia. 

“Kita juga tetap mewaspadai perlunya antisipasi masa liburan yang cukup panjang, sehubungan dengan Natal dan Tahun Baru. Ini sebentar lagi kita akan memasuki adanya peningkatan mobilitas yang cukup tinggi, bahkan sebelum libur Natal dan Tahun Baru. Perlu meningkatkan kewaspadaan kita,” ujarnya.

Selain mitigasi, tambahnya, pelaksanaan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan vaksinasi covid-19 juga perlu terus ditingkatkan demi mejaga perlindungan kepada masyarakat. “Hal yang sudah kita capai ini perlu kita tetap pertahankan dan untuk itu saya kira kita harus terus memperkuat pertama soal testing, tracing, kemudian juga isolasi, treatment, dan vaksinasi,” ungkapnya.

“Karena pergerakan masyarakat mulai begitu tinggi maka perlu adanya pendekatan atau peningkatan mengenai perlindungan terhadap masyarakat. Peduli Lindungi harus kita perkuat. Kemudian untuk mengantisipasi munculnya gelombang ketiga,” tambahnya. (P-2)

BERITA TERKAIT