16 October 2021, 09:29 WIB

Rachmat Gobel Serahkan Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas di Gorontalo Utara


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

DOK DPR RI
 DOK DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI Rachmat Gobel

WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rachmat Gobel, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
  
''Bantuan berupa traktor roda empat dan traktor tangan, juga alat panen untuk para petani. Bantuan ini merupakan aspirasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Gorontalo, baik jagung maupun padi,'' katanya, di Gorontalo, Jumat (15/10).
  
Rachmat mengatakan, diperlukan pendekatan teknologi dalam meningkatkan produksi pertanian. ''Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara tradisional. Harus menggunakan peralatan modern agar lebih mudah dan cepat, hasilnya lebih banyak, juga lebih baik. Alhamdulillah pemerintah merespon aspirasi ini untuk mewujudkan harapan-harapan dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas hasil pertanian,'' katanya.

Baca Juga: Anggota DPR: Pemerintah harus Siapkan Langkah Antisipasi Potensi Krisis Energi
  
Peralatan yang tergolong mahal tersebut diharapkan dapat dikelola dan dirawat dengan baik agar pemanfaatannya jangka panjang. Jika sudah menghasilkan, petani tentu bisa mendapatkan alsintan lainnya dari hasil bantuan tersebut.
  
Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin mengatakan sangat mensyukuri bantuan yang kesekian kali tersebut bagi masyarakatnya. Penyerahannya dilakukan di Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang.
  
''Pak Rachmat membawa bantuan untuk masyarakat tani di daerah ini senilai Rp1,1 miliar. Bantuan diberikan kepada masyarakat tani yang tergabung dalam koperasi. Agar pengelolaan dan perawatannya dapat dilakukan dengan baik,'' katanya.
  
''Saya sangat berharap seluruh petani di daerah ini masuk dalam wadah koperasi untuk memudahkan permodalan dalam meningkatkan produksi pertanian,'' kata Bupati Indra lagi.
  
Dengan begitu, petani dapat bebas dari ketergantungannya kepada tengkulak yang sangat memberatkan dan meresahkan. (Ant/OL-10)

BERITA TERKAIT