05 October 2021, 10:02 WIB

Jokowi Perintahkan Pergeseran Kebijakan Pertahanan


Basuki Eka Purnama | Politik dan Hukum

Youtube Sekretariat Presiden
 Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan adanya pergeseran kebijakan pertahanan Indonesia saat HUT Ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Saya tegaskan kembali kita harus bergeser dari kebijakan belanja pertahanan menjadi kebijakan investasi pertahanan," kata Presiden Jokowi di halaman Istana Merdeka Jakarta, Selasa (5/10).

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam Upacara Peringatan Ke-76 Hari TNI. 

Baca juga: HUT ke-76 TNI, Puan Harap Ada Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

Upacara tersebut dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Tingkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo, serta pejabat lainnya.

"Yang berpikir jangka panjang, yang dirancang sistematis dan yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan," tambah Presiden.

Presiden Jokowi memerintahkan untuk terus melakukan adopsi dan inovasi teknologi mutakhir.

"Bergerak aktif dalam konsorsium industri pertahanan global, memegang teguh semangat kemandirian, dan penguatan industri dalam negeri untuk mewujudkan kekuatan pertahanan Indonesia yang lebih mumpuni," tegas Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengakui Indonesia masih berada di bayang-bayang pandemi covid-19.

"Bila diibaratkan sebagai perang melawan virus covid-19, saat ini, seperti dalam perang yang berlarut-larut, perang yang sangat menguras tenaga, menguras pikiran, mental, dan semangat juang," ungkap Presiden.

Perang tersebut membutuhkan kewaspadaan, kecepatan, sinergi, pemanfaatan ilmu pengetahuan, dan teknologi, kata Presiden.

"Keberhasilan kita dalam menangani pandemi covid-19 ini tidak terlepas dari peran besar TNI. TNI yang selalu menunjukkan profesionalisme dalam setiap penugasan, kemampuan perorangan, kemampuan satuan, pemanfaatan ilmu pengetahuan, dan teknologi termasuk alutsista telah digunakan dan digerakkan dalam menunaikan setiap tugas yang diberikan," jelas Presiden. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT