06 September 2021, 12:36 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Ramdani Pegawai Ditjen Pajak


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

dok.mi
 dok.mi
Ilustrasi

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan eks Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu Dadan Ramdani. Tersangka kasus suap rekayasa pajak itu penahanannya diperpanjang selama 40 hari ke depan.

"Proses penyelesaian berkas perkara terhadap tersangka masih terus dilakukan dengan agenda pemanggilan saksi-saksi," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri, Senin (6/9).

Penyidik komisi antirasuah memperpanjang masa penahanan Dadan terhitung mulai 2 September 2021 sampai dengan 11 Oktober 2021. Dadan sat ini ditahan di Rutan KPK C1 Gedung ACLC.

Dalam kasus suap pemeriksaan perpajakan 2016 dan 2017 itu, KPK mengumumkan enam tersangka. Dua tersangka sebagai penerima yakni mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Kemenkeu Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Keduanya diduga memerintahkan dan mengakomodasi pengurusan kewajiban pembayaran pajak tiga perusahaan. Untuk tersangka pemberi suap, ada nama kuasa wajib pajak Veronika Lindawati, serta tiga konsultan pajak Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, dan Agus Susetyo.

Angin Prayitno bersama Dadan diduga menerima suap dari tiga perusahaan yakni PT Jhonlin Baratama, PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Panin Bank, dan PT Gunung Madu Plantations.

Angin diduga menerima duit dari perusahaan-perusahaan itu untuk merekayasa pemeriksaan pajak. Rinciannya, Rp15 miliar diterima kurun waktu Januari-Februari 2018. Uang itu diserahkan oleh Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi selaku perwakilan PT Gunung Madu Plantations.

Kemudian, penerimaan Sin$500 ribu pada pertengahan 2018 diserahkan Veronika selaku perwakilan Bank Panin. Penyerahan itu diduga baru sebagian dari total komitmen Rp25 miliar.

Lalu kurun waktu Juli-September 2019 penerimaan sebesar Sin$3 juta diserahkan Agus Susetyo selaku perwakilan PT Jhonlin Baratama. (OL-13)

Baca Juga: Pasien Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Tinggal 778 Orang

BERITA TERKAIT