23 August 2021, 18:08 WIB

Relawan Jokowi Sebut Kursi Panglima TNI Jatah Angkatan Laut


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Dispenal
 Dispenal
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dan KSAD Jenderal Andika Perkasa.

KELOMPOK relawan Jokowi berharap calon Panglima TNI dipilih berdasarkan profesionalitas, integritas dan keseimbangan antarmatra. Ketua relawan Jokowi Mania (Joman), Imanuel Ebenezer, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan pensiun pada November 2021. Dua calon yang disebut-sebut, yaitu KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dan KSAD Jenderal Andika Perkasa. Namun keputusan ada pada Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, berdasarkan prinsip keseimbangan antarmatra maka Laksamana Yudho Margono seyogianya menjadi Panglima TNI berikutnya. "KSAD Andika Perkasa memang calon yang bagus. Apalagi beliau orang dekat Presiden. Tapi prinsip keseimbangan karir antarmatra juga sangat penting," tegas Noel sapaan akrabnya, Senin (23/8).

Namun, di sisi lain, Noel mengakui popularitas Jenderal Andika sangat tinggi di mata publik. Hanya saja, ada beberapa faktor yang harus dilihat seperti keseimbangan antarmatra dan usia pensiun. "Pergantian Panglima TNI harus mempertimbangkan keseimbangan antar-matra sesuai yang berlaku dalam UU Nomor 34/2004 tentang TNI," ujar aktivis 98 ini

Ia khawatir jika penunjukan Panglima TNI melenceng dari UU TNI, hal itu akan merusak tatanan atau kultur yang sudah ada di organisasi militer. Pasal 14 ayat 4 UU TNI menjelaskan bahwa Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat kepala staf angkatan. Selain itu merujuk prinsip yang diatur pada Pasal 4 ayat 2 UU TNI bahwa tiap-tiap angkatan mempunyai kedudukan yang sama dan sederajat.

"Tetapi pergantian Panglima TNI merupakan hak prerogatif presiden dan juga produk politik di forum DPR," kata Noel.

Solusi yang terbaik menurut Noel adalah menjadikan Andika Perkasa sebagai Kepala BIN. Kemudian, untuk melaksanakan UU TNI itu sendiri dengan menjadikan Yudho Margono sebagai Panglima TNI. (OL-8)

BERITA TERKAIT