06 August 2021, 17:45 WIB

RI Incar Peluang Bisnis Migas di Kuwait


Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Ilustrasi bisnis migas

PEMERINTAH Indonesia tengah mencari peluang bisnis dengan Kuwait di sektor minyak dan gas (migas). Hal ini diwujudkan dengan menyelenggarakan berbagai business meeting secara hibrida oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuwait City.

Dilansir laman resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jumat (6/8) acara tersebut bertujuan memperluas jejaring para pengusaha Indonesia dengan pengusaha di Kuwait. Business meeting dilakukan dengan melakukan kunjungan langsung ke perusahaan Kuwait yang menawarkan kerja sama.

Para pengusaha dari Indonesia dapat mengetahui prosedur bisnis dengan benar dan memberikan keyakinan kepada kedua belah pihak sebelum melanjutkan ke tingkat kontrak kerja sama.

KBRI Kuwait City mengaku telah memfasilitasi dua perusahaan Indonesia menyediakan alat dan jasa sektor minyak dan gas, pengelolaan air bersih serta 1 BUMN sektor energi listrik dari rentan waktu Juli hingga Agustus ini.

Ketiga perusahaan ini disebut telah dipertemukan dengan beberapa calon mitra lokal yang menawarkan jasa konsultasi sampai kepada keikutsertaan pada tender proyek pemerintah Kuwait. KBRI Kuwait City menyatakan telah menerima tanggapan positif dari para pengusaha migas dan penawar jasa konsultasi Kuwait.

"Mereka menyampaikan bahwa kemampuan produksi alat, layanan jasa pemeliharaan dan keahlian tenaga kerja Indonesia telah memenuhi kriteria pelaksanaan proyek di Kuwait," ungkap KBRI Kuwait City.

Mereka berharap, perusahaan dari kedua pihak nantinya menghasilkan produk yang unggul, berkualitas dan memiliki daya saing guna memperkuat kerja sama bisnis kedepan kedua negara. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT