27 July 2021, 14:26 WIB

Presiden: Perguruan Tinggi Jangan Ketinggalan Zaman


Andhika prasetyo | Politik dan Hukum

BIRO PERS ISTANA/SETPRES
 BIRO PERS ISTANA/SETPRES
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo meminta lembaga-lembaga pendidikan tinggi di Tanah Air untuk meremajakan diri dengan cara memperbarui kurikulum, sistem pembelajaran dan manajemen.

Upaya tersebut harus dilakukan agar universitas-universitas bisa tetap kompetitif di era disrupsi seperti sekarang. Institusi pendidikan tinggi, lanjut Jokowi, tidak boleh memagari disiplin ilmu sehingga terlalu kaku.

Itu hanya akan membuat perguruan tinggi tidak mampu membangun relevansi dalam dunia yang sedang terdisrupsi.

"Yang ingin saya tekankan, jangan sampai pengetahuan dan keterampilan mahasiswa itu justru tidak menyongsong masa depan. Pengetahuan dan keterampilan yang hebat di masa kini bisa jadi sudah tidak dibutuhkan lagi dalam lima atau sepuluh tahun kedepan. Mahasiswa harus disiapkan menguasai pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk zaman mereka," ujar Jokowi dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia, Selasa (27/7).

Kepala negara mengatakan perguruan tinggi yang masih berusia muda sangat berpeluang untuk bergerak lebih cepat. Mereka tidak terbebani jika harus membuang tradisi kerja masa lalu.

"Perguruan tinggi baru berkesempatan untuk melompat ke cara kerja baru, ke kurikulum baru, ke manajemen model baru. Ini kesempatan bagi yang muda untuk mendahului yang lama yang terbebani dengan cara-cara lama," tutur eks Gubernur DKI Jakarta itu.(OL-4)

BERITA TERKAIT