08 July 2021, 19:09 WIB

AHY dan Ibas Dinilai Cari Panggung Politik Dongkrak Suara Demokrat


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Instagram @ibasyudhoyono
 Instagram @ibasyudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono

PERNYATAAN Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan sang adik Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) soal ketidakmampuan negara mengatasi pandemi Covid-19 ditanggapi kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan). 

Menurut kelompok relawan Jokowi militan ini, AHY dan Ibas sedang mencari panggung politik untuk menaikkan popularitas Demokrat.

"Lagu lama tapi diaransemen ulang. Ini kan pola lama yang terus menerus yang dimainkan Demokrat. Pas KLB Demokrat, mereka menuduh Jokowi terlibat. Hasilnya versi lembaga survey bayaran mereka, katanya rating Demokrat naik," kata Ketua JoMan, Imanuel Ebenezer, Kamis (8/7).

Noel meyakini, ke depan, AHY dan Ibas akan makin bersuara, namun tanpa dibekali kualitas litbang dan komunikasi yang mumpuni.

Akibatnya, kata Noel, analisis AHY dan Ibas banyak tidak akurat

"Mendefenisikan failed nation alias negara gagal saja mereka salah. Negara sedang bertarung melawan pandemik. Kita pasti menang, tidak ada satupun negara hari ini kalah melawan Covid-19," tandas Noel.

Menyoal turunnya peringkat Indonesia menjadi negara menengah ke bawah, kata Noel, Indonesia baru tahun lalu masuk negara menengah ke atas setelah puluhan tahun.
"Turun naik itu kan biasa. Tidak boleh justifikasi negara dalam keadaan bahaya," ucap aktivis 98 ini.

Harusnya lanjut Noel, Demokrat ambil contoh dan berada di lini depan membantu rakyat untuk menjadi contoh bagi parpol lain.

"Tidak asal bunyi mengkritik, mencari kesalahan yang berujung pada upaya menaikkan popularitas partai," pungkasnya.

Sebelumnya AHY dalam cuitannya di Twitter menyinggung soal turunnya status Indonesia dari upper middle income country menjadi lower middle income country.  (OL-8)

BERITA TERKAIT