28 April 2021, 12:38 WIB

Polri Sebut Sembilan Anggota KKB Tertembak di Ilaga, Papua


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

Dok.Puspen TNI
 Dok.Puspen TNI
Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua kembali baku tembak dengan aparat TNI-Polri di Markas KKB Olenski.

POLRI menyatakan ada sembilan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang tertembak dalam baku tembak dengan TNI-Polri di Kampung Makki, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua pada Selasa (27/4) kemarin.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Iqbal Alqudussy, menyebut bahwa penindakan itu dilakukan melalui operasi penyergapan oleh aparat TNI-Polri di Markas KKB Olenski.

"Mengakibatkan korban dari KKB sebanyak 9 orang," ucap Iqbal dalam keterangan video, Rabu (28/4).

Iqbal menuturkan bahwa pengejaran itu dilakukan usai KKB melakukan sejumlah serangan di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak dalam beberapa waktu belakangan ini. Para anggota KKB ini, lanjut Iqbal, melarikan diri ke sekitar wilayah Kampung Makki.

Namun, Iqbal tak merunutkan lebih lanjut mengenai kondisi sembilan anggota KKB yang terkena tembakan itu. Hanya saja, dipastikan lima di antaranya telah meninggal dunia.

"Setelah kontak tembak, diperkirakan mereka lari kocar kacir mereka mundur sekitar 1,6 km," papar Iqbal.

Iqbal menegaskan bahwa pihaknya bakal mengejar KKB yang melakukan penyerangan di wilayah Papua selama ini.

Hal itu, kata dia, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pasca penembakan Kepala Badan Intelijen Nasional (Kabinda) Papua beberapa waktu silam.

"Kami akan terus mengejar sekaligus menangkap. Sesuai dengan arahan bapak Presiden bahwa tidak ada tempat bagi kriminal bersenjata seperti KKB ini di wilayah Papua ataupun di wilayah lain," pungkasnya.

Sejauh ini, setidaknya ada empat peristiwa penembakan yang dilakukan oleh KKB sejak awal April silam. Mereka pun turut melakukan pembakaran gedung sekolah.

Bahkan, baku tembak kembali terjadi antara TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kampung Makki Timur, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa (27/4).

Kontak tembak terjadi sekira pukul 12.30 WIT.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan baku tembak terjadi antara personil gabungan TNI- Polri dengan KKB pimpinan Lekagak Telenggen.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Kamal, tiga personil Brimob terkena tembakan. Salah satu Brimob atas nama Bharada Komang meninggal dunia.

Sedangkan dua lainnya, Ipda Anton Tonapa dan Bripka M. Syaifudin mengalami luka tembak. (Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT