27 April 2021, 19:13 WIB

Aparat Kembali Tewas, TNI-Polri Tegaskan Tak Gentar dengan KKB


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding
 ANTARA FOTO/Sevianto Pakiding
 Personil TNI melintasi karangan bunga untuk Kabinda Papua Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang tewas ditembak KKB.

KONTAK tembak antara TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali terjadi di Kampung Mauberi, Kabupaten Puncak, Papua. Selasa (27/4).

Akibatnya satu anggota Brimob yakni Bharada Komang meninggal dunia, sedangkan dua lainnya yakni Bripka Muhammad Saifuddin yakni anggota Polres Mimika dan Ipda Anton dari satuan Brimob mengalami luka tembak.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol CZI IGN Suristiawa membenarkan kejadian tersebut. Namun aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan tindakan tegas kepada KKB, sebagai tugas pengabdian menjaga kedaulatan negara dan melindungi masyarakat Papua dari aksi-aksi kebrutalan KKB.

Baca juga: TPNPB OPM Mengaku Siap Berunding Dengan Pemerintah

“TNI-Polri tidak akan gentar menghadapi KKB meskipun nyawa taruhannya. Ini menjadi wujud pengabdian yang tidak main-main dari prajurit TNI-Polri terhadap saudara-saudara kita di Papua,” terangnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/4).

Sedangkan Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menjelaskan kontak tembak terjadi sekitar pukul 11.30 WIT. Pihaknya belum bisa memastikan kontak tembak itu melibatkan kelompok KKB mana.

Ia mengatakan aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran dan sebagian melaksanakan evakuasi korban. "Satu anggota kita gugur dan dua lainnya terluka. Proses evakuasi sedang berlangsung,” pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT