15 April 2021, 12:47 WIB

Ilham Saputra Jadi Ketua KPU Definitif


Fachri Audhia Hafiez | Politik dan Hukum

ANTARA/Dhemas Reviyanto
 ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra

ILHAM Saputra terpilih sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) definitif menggantikan Arief Budiman. Ilham sempat menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU sejak 15 Januari 2021.

"Pada Rabu (14/4), rapat pleno anggota KPU RI telah menyepakati Ilham Saputra sebagai Ketua KPU RI definitif," bunyi keterangan pada laman resmi KPU RI, kpu.go.id, dikutip Kamis (15/4).

Kesepakatan dalam rapat pleno tersebut telah sesuai dengan amanah Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Khususnya pada Pasal 10 Ayat 5 menyebutkan Ketua KPU, Ketua KPU Provinsi dan Ketua KPU Kabupaten/Kota dipilih dari dan oleh anggota KPU.

Baca juga: Tito Imbau Kepala Daerah Terpilih Rem Laju Covid-19

Selain itu, rapat pleno juga menyepakati penataan divisi bagi anggota KPU RI. Divisi Perencanaan, Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik diisi oleh Pramono Ubaid Tanthowi selaku ketua. Kemudian Arief Budiman sebagai wakilnya.

Divisi Teknis tercatat Evi Novida Ginting Manik sebagai ketua. Sedangkan wakil divisi ini diisi Hasyim Asy'ari

Ketiga Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat diketuai oleh I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sementara wakilnya adalah Pramono Ubaid Tanthowi.

Kemudian Arief Budiman menjabat Ketua Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Diklat, dan Litbang. Arief ditemani Viryan sebagai wakil. Viryan dipercaya menjadi Ketua Divisi Data dan Informasi. Sedangkan Evi Novida Ginting Manik sebagai wakil.

Divisi Hukum dan Pengawasan tercatat Hasyim Asy'ari sebagai ketua. Kemudian wakil diisi I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi.

Sebelumnya, Arief Budiman selaku Ketua KPU 2017-2022 diberhentikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dia dinilai terbukti melanggar kode etik. Keputusan tersebut disampaikan dalam sidang etik putusan perkara dengan nomor 123-PKE-DKPP/X/2020.

Arief dilaporkan oleh seseorang bernama Jupri terkait dugaan pelanggaran etik saat mendampingi Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Evi sempat diberhentikan DKPP pada 18 Maret 2020.

Pemohon juga mempermasalahkan keputusan Arief menerbitkan Surat KPU RI Nomor 665/SDM.13.SD/05/KPU/VIII/2020 tanggal 18 Agustus 2020. Surat tersebut meminta Evi kembali aktif melaksanakan tugas sebagai anggota KPU periode 2017-2022.

Arief Budiman juga telah menyampaikan keterangan bahwa kehadirannya mendampingi Evi mendaftarkan gugatan pemecatan ke PTUN atas inisiatif sendiri. Dia tidak pergi sebagai ketua KPU. (OL-1)

BERITA TERKAIT