31 March 2021, 22:25 WIB

Perbakin Bantah Terduga Teroris di Mabes Polri Anggotanya


Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum

Antara/Muhamamd Adimaja
 Antara/Muhamamd Adimaja
Penjagaan di Mabes Polri diperketat usai serangan teror

SEKRETARIS Jenderal Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Fitrian Yudis membantah terduga teroris, ZA, yang menyerang Mabes Polri, Rabu (31/3) sore WIB merupakan salah satu anggotanya. Sebelumnya, beredar foto kartu anggota pelaku penyerangan dengan tulisan Perbakin dan Basis Shooting Club.

Fitrian mengatakan kartu tersebut merupakan kartu anggota klub Basis Shooting Club yang sudah lama bubar. Meski demikian, bukan berarti secara langsung bagian dari Perbakin.

"Tidak benar (anggota Perbakin). Dia kartu anggota klub, bukan Perbakin. Anggota Perbakin beda lagi kartunya," kata Fitrian, ketika dihubungi, Rabu (31/3).

Sementara itu, Dewan Pembina Perbakin Bambang Soesatyo juga menegaskan bahwa pelaku penyerangan bukan anggota Perbakin. Bambang Soesatyo mengatakan pelaku adalah anggota klub menembak airsoft gun.

Baca juga : Kapolri: Terduga Teroris Berideologi Radikal ISIS

"Setelah saya cek di database Perbakin yang bersangkutan tidak terdaftar. Dia bukan anggota Perbakin. KTA-nya keanggotaan Club nembak airsoft gun," ujar Bambang.

Bamsoet menambahkan, untuk menjadi anggota Perbakin, seseorang harus ikut penataran dan tes keahlian. Bamsoet kemudian memberi contoh kode spesifikasi jenis keanggotaan dalam Perbakin, yakni TS (Tembak Sasaran), TR (Tembak Reaksi), dan B (Berburu).

"Ini contoh kartu Perbakin yang benar. Untuk menjadi anggota Perbakin harus ikut penataran dan tes keahlian," kata Bambang. (OL-7)

BERITA TERKAIT