21 March 2021, 15:45 WIB

Generasi Muda Puas dengan Kerja Jokowi


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO
 PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO
Presiden Jokowi.

GENERASI muda adalah harapan bangsa. Adagium itu kerap kita dengar ketika kita membahas mengenai generasi muda dalam kehidupan bernegara.

Pemuda disebut memiliki banyak potensi untuk dikembangkan, dan menjadi tumpuan akan masa depan yang lebih baik. Kebanyakan dari setengah populasi penduduk Indonesia ini menilai kinerja Presiden Jokowi sangat memuaskan.

Baca juga: Pasien Terus Berkurang, Keterisian RS Wisma Atlet Saat Ini 42%

"Dari keseluruhan 1.200 responden, 65,4% generasi muda merasa sangat puas dan cukup puas dengan kinerja Jokowi. Kepuasaan tersebut berimbang dengan opini publik pada survei Februari 2021," ungkap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat mengungkap hasil survei terbarunya bertajuk Suara Anak Muda tentang Isu-isu Sosial Politik Bangsa, Minggu (21/3).

Pada acara yang digelar secara virtual itu dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Menurut Burhan, kepuasan itu terbagi dua. Pertama sangat puas dengan jumlah 6,8% dan puas 58,6% dari total responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon oleh Indikator Politik Indonesia pada 4-10 Maret 2021.

Kepuasan ini meningkat dari hasil survei sebelumnya, Februari 2021. Datanya sangat puas 5,1% dan puas 57,8%. Perubahan ini juga terjadi pada penilaian kurang dan sangat kurang puas.

Namun itu dengan tren yang positif bagi Presiden Jokowi karena cenderung menurun yakni dari 33,0% menjadi 29,2% untuk responden yang kurang puas. Kemudian tidak puas sama sekali juga mengalami hal serupa, 2,6% menjadi 1,4%.

"Mayoritas anak muda pada berbagai kategori sosio-demografi puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Tapi kebanyakan anak muda di Jakarta sebaliknya. Kepuasan berimbang pada anak muda di Sulawesi, etnis Minang dan yang berpendidikan SD ke bawah," paparnya.

Burhan menambahkan, generasi Z atau lahir 1996 hingga 2012 dengan jumlah populasi 27% yang menjadi sasaran survei ini menganggap pemerintah mesti menyelesaikan pandemi covid-19.

"Masalah apa yang dianggap penting, masalah paling penting indonesia saat ini tiga isu yang warna biru ini isu paling pertema, yang warna oranye, tetapi disebut nomer tiga, adalah penanganan wabah virus corona, ekonomi," pungkasnya. (Cah/A-3)

BERITA TERKAIT