15 December 2020, 02:10 WIB

Jenazah Wakil KSAD Dipulangkan ke Papua


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

Dok. Metro TV
 Dok. Metro TV
Petugas jenazah siap membawa jasad Wakil KSAD.

WAKIL Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Herman Asaribab meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pukul 13.40 WIB. Jenazah akan dikebumikan di tanah kelahirannya, Papua.

“Iya betul (meninggal). Satu jam lalu. Meninggalnya pukul 13.40 di RSPAD,” ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Nefra Firdaus saat dikonfirmasi, kemarin.

Ia mengatakan jenazah akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jayapura, Papua. “Rencananya akan dimakamkam, diterbangkan ke Jayapura, di TMP,” ujarnya.

Herman mengisi jabatan terakhirnya sebagai Wakil KSAD, sebelumnya ia mengemban amanah sebagai Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih.

Herman merupakan putra asli Papua kelahiran 56 tahun lalu. Ia lulus pendidikan Akademi Militer pada 1988 dari kecabangan infanteri.

Herman pun telah beberapa kali bertugas di Papua, di antaranya menjadi Komandan Yonif 751/BS Jayapura, kemudian Komandan Brigif 20/Ima Jaya Keramo Timika, Komandan Resor Militer 172/Praja Wirajakti Abepura, hingga jadi Kasdam dan Pangdam XVII/ Cenderawasih.

Menurut Nefra, Herman Asaribab berada dalam perawatan di RSPAD Gatot Soebroto karena keluhan sakit sebelum meninggal dunia. Kendati beredar informasi Herman terinfeksi covid-19, pihak dinas penerangan belum mengonfirmasi.

“Karena sakit. Covid-19 belum (tahu). Jadi memang sakit beliau. Sekarang disemayamkan di RSPAD,” terang Nefra.

Dalam kaitan penanganan covid-19, TNI-AD sebelumnya telah menerima bantuan laboratorium tes usap polymerase chain reaction (PCR) dari Kementerian Pertahanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Laboratorium tersebut didirikan di sejumlah rumah sakit, antara lain RS Tk II Iskandar Muda Banda Aceh, RS Tk III dr Reksodiwiryo Padang, RS dr Bratanata Jambi, RS Tentara Tk III dr Sindhu Trisno, dan RS Tk IV dr Sumantri.

Aslog KSAD, Mayjen TNI Jani Iswanto, mengungkapkan jumlah total rumah sakit yang mendapatkan bantuan laboratorium itu sebanyak 17 RS. “Dari 17 ada 7 yang sedang melaksanakan pelatihan, sedangkan yang lainnya sudah selesai,” imbuhnya. (Cah/Ant/P-2)

BERITA TERKAIT