22 May 2019, 16:15 WIB

Wiranto Ungkap Kericuhan Dilakukan Preman Bayaran


Antara | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto 

MENTERI Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kerusuhan yang terjadi pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu (22/5) dini hari di sejumlah titik di Jakarta dilakukan oleh preman bayaran.

"Mereka menyerang petugas, merusak asrama Polri di Petamburan, membakar sejumlah kendaraan, dan aksi brutal lain," katanya saat konferensi pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).    

Baca juga: Wiranto: Pemerintah Sudah Tahu Dalang Aksi Kericuhan 22 Mei

Namun, dalam penanganan pengunjuk rasa aparat keamanan tidak boleh menggunakan senjata api dan senjata lainnya yang dapat melukai masyarakat.    

"Saya katakan tidak, jangan sampai diputarbalikkan. Pada saat menghadapi demonstrasi, aparat keamanan diinstruksikan Kapolri, Panglima TNI, untuk tidak bersenjata api. Senjata disimpan di gudang. Aparat menggunakan perisai dan pentungan sehingga tidak mungkin aparat keamanan membunuh rakyat aksi demo," kata Wiranto. (X-15)

BERITA TERKAIT