19 November 2021, 20:50 WIB

Hyundai Tegaskan Komitmen untuk Mengembangkan Ekosistem EV di Indonesia


mediaindonesia.com | Otomotif

HMID
 HMID
.

SEJAK kehadirannya di Indonesia, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah mengumumkan komitmen untuk mengakselerasi era mobilitas masa depan Indonesia, yang dimulai dari pengembangan ekosistem mobil listrik atau electric vehicle (EV) Tanah Air. 

Ekosistem mobil listrik dari Hyundai juga merupakan elemen penting dalam komitmen produsen mobil untuk menjadikan Indonesia sebagai sorotan industri otomotif dunia, sebuah nilai yang juga diusung melalui tema Hyundai dalam GIIAS 2021 yakni 'Indonesia: Into the Spotlight of Innovations'.

Selama perhelatan GIIAS 2021, HMID memamerkan: 'Prophecy', sebuah konsep EV yang melambangkan posisi Hyundai sebagai pemimpin dalam kategori EV di pasar global.  Prophecy merupakan bukti filosofi desain Hyundai 'Sensuous Sportiness.' Prophecy juga merupakan manifestasi dari 'Optimistic Futurism,' yang berfokus pada hubungan emosional antara manusia dan mobil dengan menyeimbangkan alam dan teknologi, emosi, dan kepraktisan. 

Hyundai juga memamerkan jajaran mobil listrik andalan yang memimpin pangsa pasar EV di Indonesia, KONA Electric dan IONIQ Electric; serta KONA Electric yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat kunjungannya ke pabrik Hyundai Ulsan pada November 2019 lalu.

Pemimpin Ekosistem EV Indonesia

Sejak diperkenalkan IONIQ Electric dan KONA Electric di pasar Indonesia, ekosistem Battery Electric Vehicle (BEV) telah banyak berkembang. Penerimaan konsumen terhadap kedua mobil listrik tersebut juga sangat positif. 

Pencapaian Hyundai di pasar EV tentunya tidak terlepas dari upaya bersama pemerintah Indonesia dalam memperkuat ekosistem mobil listrik di Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, Hyundai setidaknya telah mengembangkan fasilitas charging station di lebih dari 100 lokasi di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatra hingga pulau Maluku. Sebagian besar fasilitas tersebut berada di seluruh jaringan dealer Hyundai di tanah air. Pengunjung GIIAS dapat melihat lokasi jaringan dealer Hyundai yang ada saat ini dan yang akan datang di area corporate booth Hyundai.

Masa Depan Ekosistem Mobil Listrik di Indonesia
Selama GIIAS 2021, Hyundai juga memamerkan lebih banyak inovasi berkelanjutan yang akan mendorong pengembangan ekosistem EV secara global, termasuk di Indonesia, di antaranya adalah Electric Global Modular Platform (E-GMP), yaitu platform khusus  untuk kendaraan listrik masa depan. Platform ini akan diaplikasikan pada IONIQ 5 yang merupakan mobil listrik pertama dari Hyundai yang akan diproduksi di Indonesia. 

Beberapa keunggulan platform E-GMP  

Ringkas: Dirancang agar lebih ringkas untuk mengoptimalkan ruang dan bobot
Efisien: Meningkatkan efisiensi daya yang unik dimana kapasitas baterai tetap sama namun memungkinkan jarak tempuh berkendara menjadi lebih jauh, sekaligus mengembangkan teknologi cara kerja pengapian struktur koil
Pengisian daya cepat: Hanya dalam waktu 18 menit dari awal pengisian daya ini, sehingga dapat menambah jangkauan sejauh 100km dalam waktu 5 menit
Fun to Drive: Baterai dapat memberikan daya ke motor listrik bagian belakang, sementara untuk model tertentu juga akan menyertakan motor traksi depan
Vehicle to Load (V2L): E-GMP menghadirkan fungsi V2L yang memungkinkan unit dengan platform tersebut beralih fungsi sebagai pengisi daya listrik (110V/220V) kepada kendaraan lain melalui Integrated Charging Control Unit (ICCU) dan juga Vehicle Charging Management System (VCMS) tanpa menggunakan perangkat tambahan.  (S-4)

BERITA TERKAIT