08 June 2023, 11:45 WIB

Ginting Tegaskan tidak Terbebani Status Juara Bertahan Singapura Terbuka


Basuki Eka Purnama | Olahraga

Twitter @INABadminton
 Twitter @INABadminton
Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting

TUNGGAL putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengaku status juara bertahan Singapura Terbuka tidak membuatnya terbebani pada turnamen edisi tahun ini.

Pemain unggulan kedua itu berusaha bermain sebaik mungkin saat menghadapi siapapun, karena setiap lawan punya peluang untuk menjuarai turnamen berkategori BWF Super 750 itu.

"Sebagai juara bertahan, saya tidak memikirkan ke sana. Saya hanya mencoba karena semua pemain kini pasti memiliki kans yang sama. Saya hanya mencoba tampil maksimal," kata Ginting dalam informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Kamis (8/6).

Baca juga: Minions Akui Usia Halangi Mereka Tampil Optimal

Namun, Ginting tidak memungkiri ia masih berhasrat mempertahankan gelar juaranya. Ia pun sebisa mungkin melakukan persiapan matang, seperti menentukan strategi dan mengasah mental bertanding.

"Mulai dari persiapan dari mempersiapkan pola strategi permainan dan mental pikiran. Saya mencoba semaksimal mungkin di setiap pertandingan yang akan saya jalani," ungkapnya.

Ginting lolos dari putaran pertama Singapura Terbuka setelah mengalahkan Ng Ka Long Angus dengan skor 21-15 dan 24-22. Ia bersyukur bisa menyudahi pertandingan dengan hasil yang baik dan tidak mengalami cedera.

Baca juga: Gregoria Sebut Penampilannya di Putaran Pertama Singapura Terbuka belum Maksimal

Kesulitan yang dialami Ginting lebih banyak pada aspek teknis di lapangan saat menghadapi pemain asal Hong Kong tersebut.

Ia menjelaskan, shuttlecock yang cukup ringan membuat lajunya cukup kencang dan sulit dikendalikan. Sebisa mungkin ia terus beradaptasi dengan pergerakan kok dengan menjaga ketinggian pukulan ke arah lawan.

Ginting juga sempat mengalami setting jelang akhir gim kedua. Ia pun tampil nekat dan berusaha lebih berani agar bisa menguasai ritme pukulan dari depan net dan mengamankan match point tersebut.

"Laju shuttlecocknya cukup kencang dan kurang bisa dikontrol. Jadi agak liar sedikit sih kalau kita bisa bilang. Jadi di gim pertama sebisa mungkin tidak banyak melakukan pukulan ke belakang atau mengangkat atau lob. Sebisa mungkin harus lebih tenang juga," pungkas Ginting. (Ant/Z-1)

BERITA TERKAIT