28 August 2022, 18:58 WIB

Menpora: UCI MTB Ajang Atlet Indonesia Bersiap Hadapi Olimpiade 2024


mediaindonesia.com | Olahraga

ANTARA/Muhammad Arif Hidayat.
 ANTARA/Muhammad Arif Hidayat.
    

MENTERI  Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan, keikutsertaan atlet Indonesia dalam kejuaraan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah adalah strategis sebagai sarana pemantapan kesiapan menghadapi Olimpiade 2024.

 "Mudah-mudahan melalui kejuaraan ini banyak menghasilkan talenta terbaik untuk mengisi tim elite nasional yang kita harapkan bisa lolos di kualifikasi Olimpade Paris 2024," katanya saat membuka Kejuaraan UCI MTB di Palangka Raya, Minggu (28/8).

 Seperti yang disampaikan penyelenggara, UCI MTB Eliminator World Cup 2022 seri ke-8 di Palangka Raya ini, diikuti sekitar 52 atlet, di antaranya 34 atlet mancanegara, serta 18 atlet Indonesia.

Baca juga: Atlet Indonesia Tercepat di kualifikasi 'Men Elite' UCI MTB

Dalam kejuaraan ini ada dua kategori yang diperlombakan, yakni Men Elite dan Women Elite. Tahapan dalam kejuaraan hari ini, diawali latihan singkat, berlanjut kualifikasi 'time trials women and men', hingga pada akhirnya diakhiri dengan final kategori women maupun men.

 Lebih lanjut Menpora mengapresiasi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran beserta jajaran, yang secara swadaya mempersiapkan berbagai kebutuhan agar kejuaraan UCI MTB seri ke-8 tersebut bisa sukses terselenggara.

 "Melalui kejuaraan bergengsi dunia ini, semoga masyarakat mancanegara bisa mengingat Indonesia, khususnya Palangka Raya maupun Kalimantan Tengah," katanya.

 Sementara itu Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengaku sangat bersyukur dan bangga karena Palangka Raya maupun Kalimantan Tengah terpilih sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan dunia sepeda tersebut.

 "Keberhasilan melaksanakan kejuaraan UCI MTB seri ke-8 ini menjadi semangat bagi kami. Kami pun siap menjadi tuan rumah agenda kejuaraan dunia lain ke depannya," tegasnya.

 Sugianto berharap dengan terselenggaranya kejuaraan dunia atau agenda-agenda internasional seperti ini, membuat Kalimantan Tengah semakin dikenal dunia, serta memberi berbagai dampak positif, tak hanya dari sisi olahraga, namun juga dalam memacu pertumbuhan ekonomi. (Ant/OL-09)

BERITA TERKAIT