29 June 2022, 17:14 WIB

Timnas Basket Targetkan Hasil Positif Lawan Arab dan Yordania


Dhika Kusuma Winata | Olahraga

Antara
 Antara
Pebasket timnas Indonesia menjalani sesi latihan di Istora Senayan, Jakarta.

TIMNAS basket Indonesia menargetkan hasil positif pada dua laga kualifikasi window III Piala Dunia FIBA 2023, yakni melawan Arab Saudi dan Yordania. 

Berbekal hasil pada SEA Games Vietnam dan pemusatan latihan di Australia, timnas kini dalam momentum demi target lolos ke Piala Dunia.

"Sampai saat ini, kami dalam kondisi bagus. Dari SEA Games dan try out di Australia, mencerminkan kami bisa melawan negara-negara kuat," ungkap pelatih Rajko Toroman, Rabu (29/6).

Baca juga: Timnas Basket RI Diharapkan Capai Target di FIBA Asia Cup

Sebelum Piala Asia FIBA 2022 bergulir, Indonesia akan memainkan laga kandang kualifikasi terakhir Piala Dunia FIBA zona Asia Grup C di Istora. Timnas dijadwalkan menjamu Arab Saudi pada 1 Juli, kemudian melawan Yordania pada 4 Juli.

Peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia akan fokus pada tiket delapan besar Piala Asia. Pasalnya, di jalur kualifikasi, sejauh ini timnas belum meraih kemenangan dan berada di dasar klasemen.

Adapun pada pertemuan tandang di Jeddah sekitar Februari lalu, Andakara Prastawa dan kawan-kawan kalah 66-95. Begitu juga ketika laga di Amman, timnas harus mengakui keunggulan Yordania 64-94.

Namun, pertandingan melawan Arab Saudi dan Yordania di kualifikasi, akan menguntungkan bagi Indonesia sebagai pemanasan. Serta, mengukur kekuatan setelah pemusatan latihan di Australia.

Baca juga: Fajar/Rian Akui Terbantu Angin Singkirkan Wakil Tuan Rumah

Mengingat, dua negara tersebut akan menjadi lawan Indonesia di Grup A FIBA Asia. Menurut Toroman, ada peluang Indonesia ketika melawan Arab, karena mereka baru melakukan perubahan pelatih dan pemain kunci yang cedera. 

Adapun skuad Yordania diperkirakan tetap sama. Toroman menilai timnas tampil dengan kekuatan dan warna baru, dengan hadirnya pemain yang mengimbangi dari sisi postur badan. Marques Bolden dan Derrick Michael Xzavierro pada SEA Games lalu, turut mengantarkan emas pertama bagi timnas.

"Tim dalam kondisi berbeda sekarang, karena kami punya Marques Bolden dan Derrick Michael. Jadi masalah tinggi badan dapat diimbangi," imbuh pelatih asal Serbia.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT