29 June 2022, 15:57 WIB

Di Kejuaraan Nasional Pencak Silat, Universitas BSI Borong 13 Medali


mediaindonesia.com | Olahraga

Ist
 Ist
Kontingen pancak silat Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), sukses membawa pulang 13 medali di Jakarta Silat Competition 2.

UNIT Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), berhasil memborong medali pada kejuaraan nasional Jakarta Silat Competition 2, yang digelar di Gor Pengadegan, Jakarta, pada 24-26 Juni 2022. 

Dalam keterangan, Rabu (29/6), Astrid Astrid Noviriandini selaku pembina UKM Pencak Silat Universitas BSI mengatakan, kejuaraan ini diikuti oleh 15 atlet Universitas BSI yang berhasil meraih total 13 medali, yang terdiri dari 4 medali emas, 5 medali perak dan 4 medali perunggu. 

Berikut torehan yang diraih oleh atlet Universitas BSI, medali emas diraih Mutia Alkhoiriyani, kategori Tanding Putri Kelas B,  Andini Ratna Nabillah, kategori Seni Tunggal Putri, Ardika Nur Hafid, kategori Tanding Putra Kelas H, dan Dian Oktavia, kategori Tanding Putri Kelas F.

Sementara itu, medali perak disumbang Raihan Permadi Nugroho, kategori Tanding Putra Kelas F, Syifa Handayani, kategori Tanding Putri Kelas C, Stefani Arfrida, kategori Tanding Putri Kelas E, Puji Anggraini, ketagori Seni Tunggal Putri, dan Muhammad Zukfikar F A, kategori Tanding Putra Kelas D.

Baca juga: Upaya Pemerintah Rangkul Perguruan Silat di Daerah Diapresiasi

Untuk medali perunggu diraih Luqman Nur Hakim, kategori Tanding Putra Kelas A,  Aden Satria W, kategori Tanding Putra Kelas A, Ine Rosyalinda, kategori Tanding Putri Kelas A, dan Muhammad Ilham Haris, kategori Tanding Putra Kelas E.

Astrid mengungkapkan, pihak kampus sangat bangga akan keberhasilan seluruh mahasiswa Universitas BSI yang telah optimis dan meraih prestasi serta memberikan medali kepada Universitas BSI. 

“Selamat atas torehan juara umum yang telah diraih dan terima kasih kepada pelatih dan atlet-atlet Pencak Silat Universitas BSI karena sudah berjuang. Tetap semangat, rendah hati dan tetap terus berlatih karena mempertahankan lebih susah daripada meraihnya,” tutupnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT