28 June 2022, 21:45 WIB

Hamilton Akhirnya Buka Suara soal Komentar Rasis


mediaindonesia.com | Olahraga

 AFP/Clive Rose
  AFP/Clive Rose
Pembalap F1 asal Britania Raya Lewis Hamilton

JUARA dunia tujuh kali Lewis Hamilton mengungkapkan dirinya sering menjadi sasaran tindakan rasis dan pada Selasa (28/^0 menyatakan perlunya perubahan pola pikir diskriminatif yang ia sebut sudah ketinggalan zaman itu.

Isu rasisme kembali mencuat di dunia otomotif menyusul  komentar miring juara dunia asal Brasil Nelson Piquet terhadap Hamilton.

Setelah pembalap muda Juri Vips diskors Red Bull karena menggunakan kata-kata rasis di layanan streaming, sebuah video baru-baru ini mengemuka yang menampilkan Nelson Piquet dalam suatu wawancara yang diambil pada November 2021 membahas Grand Prix Inggris di Silverstone tahun lalu.

Piquet mengkritik Hamilton karena menyebabkan kecelakaan dengan Max Verstappen dan memanggil sang pebalap Inggris dengan kata ganti berbau rasisme, dalam bahasa Portugis.

Seperti dilansir Crash mengutip media Brasil, Piquet mengatakan, "Si (panggilan rasis) menempatkan mobilnya di kiri dan karena tidak ada cara untuk menyalip dua mobil di tikungan itu. Dia melakukan cara kotor."

Menyusul insiden kecelakaan di lap pembuka GP Inggris itu, Verstappen harus dikirim ke rumah sakit, meski lolos dari cedera serius, dan Hamilton keluar sebagai pemenang di Silverstone.

Hamilton buka suara lewat media sosial sebelum kembali ke Silverstone akhir pekan ini.


Baca juga: F1 Kecam Ucapan Rasis Nelson Piquet Terhadap Lewis Hamilton


"Ini lebih dari sekadar bahasa. Pola pikir kuno ini harus berubah dan tidak memiliki tempat di olahraga kami," cuit Hamilton di Twitter, tanpa mengacu secara spesifik kepada omongan Piquet.

"Saya dikelilingi oleh sikap-sikap seperti ini dan menjadi sasaran di sepanjang hidup saya. Banyak waktu untuk belajar. Saatnya bertindak."

Piquet, yang meraih gelar juara dunia F1 tiga kali pada 1980-an, adalah ayah dari kekasih Verstappen, Kelly Piquet.

Menyusul mencuatnya komentar Piquet itu, F1 mengeluarkan pernyataan hari ini.

"Diskriminasi atau bahasa rasis tidak bisa diterima dalam bentuk apapun dan tidak mendapat tempat di masyarakat. Lewis adalah duta yang luar biasa bagi olahraga kami dan pantas dihormati. Upaya tanpa lelah yang ia lalukan untuk meningkatkan keberagaman dan inklusi adalah pelajaran bagi khalayak dan sesuatu yang menjadi komitmen kami di F1."

Tim Mercedes juga menyatakan sikapnya lewat penyataan resmi lewat medsos.

"Kami sangat mengutuk penggunaan bahasa rasis atau diskriminatif dalam bentuk apapun. Lewis telah memimpin upaya olahraga kami memerangi rasisme, dan dia adalah juara sejati dalam keberagaman dan di luar trek.

"Bersama, kami berbagi visi untuk dunia balap yang beragam dan inklusif, dan insiden ini menekankan pentingnya terus berjuang untuk masa depan yang lebih terang." (Ant/S-2)

 

BERITA TERKAIT