28 June 2022, 20:51 WIB

Jojo dan Ginting Kompak Melaju ke Babak Kedua Malaysia Terbuka


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
 ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie (kiri) dan Anthony Sinisuka Ginting

KEMENANGAN berhasil diraih dua tunggal putra andalan Indonesia di babak 32 besar turnamen bulu tangkis Malaysia Terbuja 2022. Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie kompak menang dengan mengalahkan wakil India.

Dalam laga yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa (28/6) sore itu, Anthony sukses menghentikan perlawanan Sai Praneeth dengan skor 21-15, 19-21, dan 21-9. Sementara Jonatan menumbangkan Sameer Verma, juga dengan rubber game 21-14, 13-21 dan 21-7.

Anthony yang terlebih dahulu sukses merebut kemenangan menyebutkan, faktor angun menjadi kendala dirinya gagal meraih kemenangan di gim kedua.

"Di gim pertama saya bisa menerapkan permainan yang normal, maksudnya lebih bebas bermainnya. Tapi di gim kedua, lapangan saya menang angin dan anginnya kencang," kata Anthony dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (28/6).

"Saat saya unggul dua sampai tiga poin sempat satu atau dua kali mengangkat bola dan keluarnya cukup jauh jadi lumayan panik. Setelah itu, saya coba main datar-datar tapi malah terlalu terburu-buru jadinya out ke belakang, out ke samping, dan nyangkut net juga," imbuhnya.

Di gim penentuan, Anthony mencoba untuk menjauhkan poin terlebih dahulu sebelum interval. Ini dimaksudkan untuk meminimalisir kesempatan sang lawan mengejar saat perpindahan lapangan.

"Di gim ketiga sebelum interval saya coba menjauhkan poin dulu karena pengaruh saat pindah lapangan dan Puji Tuhan-nya setelah interval saya bisa bermain lebih tenang, lebih berani menggunakan variasi juga terutama di bola depan," ujar Anthony.

Baca juga: Gregoria Putus Rekor Kekalahan Beruntun dari Akane Yamaguchi

Sudah lama tidak berdiri di podium tertinggi, membuat Ginting bertekad untuk memberikan yang terbaik di ajang bulu tangkis dengan level BWF Super 750 ini.

Jika melihat catatan perjalanan karier Anthony, pebulu tangkis berusia 25 tahun itu terakhir kali naik podium untuk pertandingan Individu pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020. Saat itu Anthony berhasil merebut medali perunggu untuk Indonesia.

"Untuk selanjutnya saya harus lebih fokus menggunakan strategi dengan baik, lalu dari keyakinan dan ketenangan harus benar-benar mantap karena tadi pun kehilangan satu-dua poin langsung berpengaruh sekali kepada permainan saya," kata pemain kelahiran Cimahi itu.

"Target pasti mau jadi yang terbaik, sudah lama juga saya tidak naik podium dan juara. Tapi untuk mencapai ke sana tidak mudah jadi saya fokus satu pertandingan demi satu pertandingan dulu, anggap setiap laga adalah final," jelasnya.

Sementara itu, Jonatan juga mengaku kondisi lapangan yang cukup berangin menjadi salah satu masalah nya dalam pertandingan kali inj. Tapi dia bersyukur mampu melewatinya.

"Puji Tuhan hari ini permainan sudah sesuai dengan rencana. Hanya memang di gim kedua tadi kondisi anginnya yang luput dari ekspektasi saya. Tapi saya cukup senang karena bisa kembali ke performa yang bagus di gim ketiga," ungkap Jonatan atau karib disapa Jojo.

"Tidak mudah ketika turnamen sebelumnya tidak bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan sekarang dimulai dengan kondisi lapangan yang berangin. Ini menjadi modal untuk saya. Semoga ke depannya bisa lebih enjoy mainnya, menerapkan strategi yang tepat dan betul-betul memanfaatkan kesempatan," ujar Jojo.

Sayang, kemenanvan kedua tunggal putra ini gagal disamai dua tunggal putra lainnya. Chico Aura Dwi Wardoyo dihadang Sitthikom Thammasin (Thailand) 16-21, 21-16, 19-21 dan Tommy Sugiarto menyerah dengan skor tipis 21-15, 18-21, 20-22 dari Kenta Nishimoto (Jepang). (PBSI/OL-4)

BERITA TERKAIT