24 June 2022, 21:38 WIB

Asian Games Ditunda, Islamic Solidarity Games Jadi Ajang Pemanasan


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Logo Islamic Solidarity Games 2022

SEKRETARIS Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry J Kono mengungkapkan, berdasarkan informasi terbaru yang didapat oleh pihaknya, penyelenggaran kejuaraan multievent Asian Games Hangzhou 2022 akan diundur selama satu tahun.

Seperti diketahui sebelumnya, gelaran Asian Games Hangzhou semula dijadwalkan bergulir pada 10-25 September 2022. Tetapi, imbas kasus covid-19 yang sempat tinggi di Tiongkok pada April lalu, membuat kejuaraan multi event empat tahunan itu ditunda. Terlebih saat ini pemerintah Tiongkok tengah menerapkan strategi zero covid-19.

"Dari informasi yang kami dapat Asian Games akan dilaksanakan pada tanggal yang sama di tahun depan. Memang itu semua belum menjadi konfirmasi resmi dan kami masih menunggu dari Dewan Olimpiade Asia (OCA)," ungkap Ferry saat ditemui di bilangan Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).

Kendati gelaran Asian Games 2022 ditunda, namun Ferry mengatakan saat ini sejumlah cabang olahraga masih terus melakukan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) sebagai persiapan. Tak hanya itu, Ferry juga menyatakan ada sejumlah agenda kejuaraan multievent lainnya yang akan diikuti atlet-atlet Indonesia sebagai pemanasan menuju Asian Games tahun depan.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat Indonesia akan mengirimkan atlet-atlenya untuk gelaran Islamic Solidarity Games yang bisa di jadikan sebagai ajang pemanasan sebelum berlaga di Asian Games Hangzhou.

baca juga : Menpora Harap NTB Jadi Tuan Rumah Yang Baik Untuk Gelaran MXGP

"Di Islamic Solidarity Games kita akan bertemu dengan lawan-lawan tangguh, mengingat banyak anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berasal dari negara-negara Asia Timur bahkan Afrika. Sehingga itu dapat menjadi sebuah kompetisi yang akan meiiliki nilai tinggi bagi atlet kita, khususnya yang akan menghadapi Asian Games tahun depan," terang Ferry.

Lebih lanjut Ferry menerangkan, kejuaran Islamic Solidarity Games juga dapat menjadi tolak ukur performa atlet-atlet Indonesia menuju Asian Games Hangzhou.

"Karena di Islamic Solidarity Games mereka (Atlet Indonesia) akan bertemu dengan para jagoan-jagoan dari sejumlah negara-negara Asia, dari situ kita bisa mengukur apakah mereka masih ada yang perlu ditingkatkan (performa) atau masih perlu di evaluasi," jelas Ferry.

Adapun dapat diketahui, kejuaraan multievent Islamic Solidarity Games akan berlangsung di Konya, Turki, dengan upacara pembukaan dijadwalkan akan berlangsung pada 9 Agustus mendatang sementara upacara peneutupan akan berlangsung pada 18 Agustus 2022. (OL-7)

BERITA TERKAIT