01 June 2022, 14:23 WIB

Nadal Bidik Gelar Grand Slam ke-22


Dhika Kusuma Winata | Olahraga

AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT
 AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT
Rafael NAdal

RAFAEL Nadal berhasil melewati partai sengit Prancis Terbuka 2022 melawan unggulan pertama Novak Djokovic di perempat final yang berakhir 6-2, 4-6, 6-2, 7-6 (7/4). Nadal mengunci tiket ke semifinal dan membuka jalan untuk menambah raihan titel grand slam yang ke-22.

Nadal mengalahkan Djokovic lewat laga berdurasi 4 jam 12 menit pada Rabu (1/6) pagi WIB. Berdasarkan waktu setempat di Paris, pertandingan itu berakhir hingga lewat tengah malam pukul 01.00.

"Pada akhirnya ini menjadi malam yang sangat emosional bagi saya. Saya masih bermain untuk malam seperti hari ini," kata Nadal seusai pertandingan.

Nadal yang menjuarai Australia Terbuka Januari lalu terus berjuang dengan cedera kakinya dalam beberapa pekan terakhir. Dia sebelumnya sempat mengatakan keikutsertaannya tahun ini Roland Garros berpotensi menjadi yang terakhir.

Dia pun berhasrat untuk menjuarai lagi Prancis Terbuka dan menambah trofi kemenangannya di Roland Garros menjadi yang ke-14.

"Ini hanya pertandingan perempat final jadi saya tidak memenangi apa pun. Saya hanya memberi diri saya kesempatan untuk kembali ke lapangan dalam dua hari ke depan. Bermain semifinal lagi di sini di Roland Garros sangat berarti bagi saya," tutur Nadal.

Baca juga: Nadal Keberatan Harus Hadapi Djokovic di Malam Hari

Djokovic sebenarnya memiliki kesempatan untuk memaksa pertandingan ke set penentuan setelah membangun keunggulan 5-2 di set keempat. Namun, Nadal mampu bangkit menyelamatkan dua set poin dan kemudian mendominasi tie break.

Djokovic pun memuji Nadal sebagai juara hebat setelah kekalahan tersebut. Petenis nomor wahid dunia itu tidak terkejut dengan performa Nadal yang bisa bangkit pulih meski didera cedera berkali-kali.

Bagi Djokovic, kekalahan itu merupakan yang kedelapan dari 10 pertemuan dengan Nadal di Prancis Terbuka.

"Dia adalah pemain yang tampik lebih baik di momen-momen penting. Dia menunjukkan mengapa dia juara yang hebat. Secara mental tangguh dan menyelesaikan pertandingan seperti yang dia lakukan," ucap Djokovic.

"Ini bukan pertama kalinya dia mampu (bangkit) setelah cedera dan hampir tidak bisa berjalan untuk keluar 100% sehat secara fisik. Dia sudah melakukannya berkali-kali dalam kariernya jadi saya tidak terkejut," imbuhnya.

Kekalahan itu memupuskan momentum Djokovic yang ingin menambah koleksi 20 grand slam miliknya.

Di laga semifinal pada Jumat (3/6), Nadal tepat berulang tahun yang ke-36. Dia akan menghadapi unggukan ketiga Alexander Zverev yang menyingkirkan Carlos Alcaraz.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT