10 May 2022, 11:40 WIB

AAA Desak Vietnam Tetap Gelar Tolak Peluru dan Lontar Martil di SEA Games


Basuki Eka Purnama | Olahraga

ANTARA/Abriawan Abhe
 ANTARA/Abriawan Abhe
Ilustrasi--Atlet tolak peluru Indonesia Eki Pebri 

ASOSIASI Atletik Asia (AAA) mendesak penyelenggara SEA Games Vietnam 2021 untuk tetap melombakan tolak peluru putri dan lontar martil putra. Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung, Selasa (10/5).

Tigor mengatakan perwakilan dari AAA, hari ini, Selasa (10/5), akan terbang ke Hanoi untuk memperjuangkan dua nomor dari cabang olahraga atletik tersebut pada pesta olahraga terbesar edisi ke-31 tersebut.

Mereka adalah Surapong Ariyamongkol dan C.K. Valson, yang juga bakal bertugas sebagai technical delegate (TD) untuk cabang atletik pada SEA Games 2021.

Baca juga: Indonesia Perjuangkan Nomor Tolak Peluru Tetap Dipertandingkan di SEA Games Vietnam

Tigor berharap upaya tersebut bisa membuahkan hasil. Sebab, Vietnam kukuh tidak melombakan tolak peluru putri dan lontar martil putra.

"Atletik Vietnam menolak dengan mengacu pada THB (technical handbook) yang sudah disepakati. Hari ini, Valson dan Surapong datang ke Hanoi mencoba desak agar hammer throw men dan shot put women tetap dimainkan. Ini usaha terakhir," kata Tigor, yang bakal bertindak sebagai Jury of Appeal pada SEA Games Hanoi.

Sejauh ini, nasib tolak peluru putri dan lontar martil putra masih diperjuangkan setelah hasil Delegation Registration Meeting (DRM), yang berakhir Jumat (6/5), memutuskan untuk tidak dilombakan karena kurang peserta.

Tolak peluru putri hanya diikuti Indonesia dan Thailand. Sementara lontar martil putra hanya Thailand dan Malaysia yang ikut serta.

Selain dari cabang olahraga atletik, pembatalan juga terjadi untuk bola tangan pantai putri yang hanya diikuti Vietnam dan Thailand.

Indonesia rencananya bakal menurunkan Eki Febri Erawati untuk nomor tolak peluru putri. Potensi Eki untuk meraih medali emas pun besar.

Eki adalah peraih emas SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kemudian pada SEA Games edisi sebelumnya 2019 di Filipina, dia meraih medali perak.

Pada sisi lain, lanjut Tigor, AAA telah mengingatkan bahwa pada multievent, minimal nomor yang dilombakan pada cabang olahraga atletik berjumlah 46.

Adapun berdasarkan THB cabang olahraga atletik pada SEA Games Vietnam, semula ada 47 nomor, kemudian berkurang dua menjadi 45. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT