07 May 2022, 21:25 WIB

Robby Diogo Kembali Pimpin KONI Kabupaten Sikka


Gabriel Langga | Olahraga

MI/Gabriel Langga
 MI/Gabriel Langga
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo (memegang bendera) terpilih menjadi Ketua KONI Sikka periode 2022-2026.

MUSYAWARAH Olahraga Kabupaten (Musorkab) 2022 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, memilih Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo untuk kembali melanjutkan kepemimpinan KONI Kabupaten Sikka periode 2022-2026. Robby ini terpilih secara aklamasi dalam Musorkab yang berlangsung di Hotel pelita, Waioti, Alok Timur, Kabupaten Sikka, Sabtu (7/5).

Mekanisme pemilihan diawali dengan penjaringan bakal calon ketua oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Dari hasil penjaringan, ada empat calon yang diusulkan yaitu Robby dengan sembilan suara dukungan, Femy Bapa dengan 4 suara dukungan, Yanuarius Geri dan Donatus David  Sikka masing masing memperoleh 1 suara dukungan.

Lantaran salah satu syarat pencalonan sebagai ketua adalah memperoleh minimal 3 suara dukungan, maka Donatus David dan Yanuarius Geri gugur. Tinggal Robby dan Femmy Bapa. Namun sebelum agenda pemilihan digelar, Femmy Bapa juga mengundurkan diri. Dengan mundurnya Femmy, maka Robby Idong secara aklamasi terpilih menjadi Ketua KONI Kabupaten Sikka periode 2022-2026

Robby menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan terhadap dirinya. Bagi Robby Idong, menjadi Ketua KONI Kabupaten Sikka adalah pengabdian. Demikian juga dengan pengurus cabor. Untuk itu perlu kerelaan untuk berkorban dari semua pengurus demi memajukan olahraga di Kabupaten Sikka.

"Kita semua sederajat. Kita semua pelaku. Ini adalah pengabdian. 15 cabang olahraga ini memiliki kesibukan yang luar biasa, sehingga perlu kerelaan dari kita semua untuk bekerja memajukan olahraga di Kabupaten Sikka," ujar dia

Sekretaris Umum KONI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lambertus Tukan menuturkan kehadiran KONI ini sebenarnya bertujuan untuk membangun daerah melalui olahraga. Untuk itu, ia mengaku bangga dengan atlet-atlet dari Kabupaten Sikka yang telah mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur pada PON di Papua.

Lambert juga menegaskan bahwa olahraga nasional tidak berkembang kalau atlet di daerah tidak bisa berkembang. "Semua atlet nasional lahir dari daerah. Maka pembinaan perlu ditingkatkan melalui KONI sebagai rumah cabang olahraga yang ada di daerah-daerah. Jadi saya minta kita semua membangun olahraga di Kabupaten Sikka ini" pungkas dia. (OL-15)

BERITA TERKAIT