05 May 2022, 23:50 WIB

Mercedes Akan Lakukan Eksperimen di GP Miami


Widhoroso | Olahraga

AFP
 AFP
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton 

TIM F1 Mercedes berencana melakukan eksperimen pada GP Miami akhir pekan ini untuk bangkit dari start lambat mereka di musim F1 2022. Setelah memenangkan delapan gelar konstruktor terakhir, tahun ini Mercedes mengalami awal yang menyedihkan untuk musim untuk musim baru dan era baru regulasi teknis F1.

Tahun ini, mobil Mercedes W13 mengalami masalah porpoising yang cukup parah. Meskipun ini bisa mengurangi ketidakstabilan mobil, hal itu telah mengorbankan downforce dan kinerja, membuat Mercedes hampir tertinggal satu detik penuh.

Bos Mercedes Toto Wolff mengatakan tim berniat menggunakan balapan di Miami ini untuk memverifikasi hal baru-baru ini dengan tujuan mendapat kemajuan nyata untuk memecahkan masalah yang sejauh ini menghantui mobil. Setelah finis di posisi 4 dan 13 pada balapan terakhir di Imola, George Russell dan Lewis Hamilton menghabiskan waktu di simulator Mercedes untuk membantu tim tentang masalah yang dialami W13.

"Itu adalah akhir pekan yang sangat sulit bagi kami di Imola. George melakukan pekerjaan yang bagus untuk finis P4 dari posisi awal yang tidak menjanjikan, tetapi dengan Lewis, kami tidak memberinya alat atau posisi trek untuk menunjukkan kecepatannya yang sebenarnya," jelas Toto.

"Sejak kembali dari Italia, kami telah belajar sebanyak mungkin dari akhir pekan dan secara paralel, pembelajaran kami berlanjut di terowongan angin dan simulasi. Kami telah menemukan beberapa arah untuk meningkatkan mobil, dan kami akan melakukan eksperimen di Miami untuk menghubungkan simulasi tersebut, dan semoga mengkonfirmasi jalur pengembangan untuk balapan mendatang," tambahnya.

Technical Director Trackside Mercedes Andrew Shovlin minggu lalu mengindikasikan bahwa tim akan membawa suku cadang baru ke mobil untuk balapan pertama di Amerika Serikat tahun ini. "Mudah-mudahan, segera, mungkin segera setelah Miami, kami dapat mulai membawa beberapa suku cadang ke mobil yang diharapkan akan memberi kami indikasi apakah kami bergerak ke arah yang benar,” katanya.

Mercedes berharap serangkaian update pada balapan mendatang memungkinkan tim untuk mengatasi masalah porpoising, meski Shovlin mengaku tidak berharap untuk menyelesaikan itu dalam semalam. Sayap belakang dengan settingan low-downforce adalah salah satu bagian yang sepertinya akan diperkenalkan di Miami.

"Banyak pekerjaan yang terjadi di Brackley untuk memahami fenomena tersebut dan apakah kami benar-benar dapat mengendalikannya, apakah kami dapat merekayasanya dari mobil," tambah Shovlin.

"Apakah ada solusi aerodinamis yang bisa kita terapkan pada mobil yang akan membuat masalah ini hilang. Sekarang, bersikap realistis, kami pikir ini akan menjadi sesuatu yang kami dekati secara bertahap daripada satu momen besar di mana semuanya menghilang," jelasnya. (Crashnet/OL-15)

BERITA TERKAIT