26 April 2022, 21:57 WIB

Jelang SEA Games Vietnam, Angkat Besi Berharap Ulangi Kesuksesan Tiga Tahun Lalu


Rifaldi Putra Irianto | Olahraga

Antara/Hafidz Mubara A
 Antara/Hafidz Mubara A
Lifter berlatih di pelatnas angkat besi

JELANG penyelenggaraan SEA Games Vietnam yang dijadwalkan berlangsung pada 12-23 Mei mendatang, Tim nasional (Timnas) Angkat Besi Indonesia terus mematangkan persiapan. 

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) Djoko Pramono menyatakan saat ini persiapan para atletnya berada pada tahap program kompetisi. 

"Untuk SEA Games kami sudah siap. Kami sekarang sudah masa program kompetisi, istilahnya train to compete. Setelah itu kita ada tappering, itu nanti kira-kira lima hari sebelum pertandingan untuk mengatur klimaksnya anak itu harus tepat pada tanggal pertandingan," ucap Djoko saat ditemui di lokasi Pelatnas Angkat Besi, Jakarta, Selasa (26/4). 

Menurunkan 13 atlet pada SEA Games mendatang, di mana empat di antaranya merupakan Olympian yakni Eko Yuli Irawan, Rahmat Erwin Abdullah, Windy Cantika Aisyah dan Nurul Akmal. Djoko mengatakan tidak ingin menargetkan medali kepada para atletnya, namun dia berharap kesuksesan SEA Games 2019 lalu dapat kembali terulang. 

"Waktu di Filipina kemarin, 10 atlet berangkat, semuanya bawa pulang medali, di antaranya empat emas. Apakah nanti lebih baik atau lebih jelek dari 3 tahun lalu, ya kita lihat saja nanti. Saya tidak janji apa-apa, kepada pak Menteri (Menteri Pemuda dan Olahraga) juga tidak janji. Tapi yang pasti dari ke-13 ini adalah atlet terbaik Indonesia," sebutnya. 

"Harapan saya semoga seperti tahun lalu, 13 berangkat dan 13 pulang bawa medali. Tinggal nanti emasnya berapa, perak berapa dan perunggu berapa," imbuhnya. 

Baca juga : PB Djarum Terjunkan Atletnya di Berbagai Turnamen Bulutangkis Eropa

Berbicara terkait peta persaingan, Djoko menyebutkan pihaknya mengantisipasi tuan rumah Vietnam dan Thailand, serta Filipina yang memiliki Hidilyn Diaz yang merupakan atlet peraih emas olimpiade. 

"Saya rasa untuk sekarang, peta persaingan tidak lebih ringan dari tiga tahun yang lalu (SEA Games 2019). Untuk wilayah ASEAN saya rasa Vietnam, Thailand dan Indonesia (yang kuat). Thailand yang pada 2 thun lalu kena hukuman doping, sekarang main semua. Selain itu Filipina juga punya juara olimpiade emas, nanti saya mau lawankan dia sama atlet kita dari Papua," tegas Djoko. 

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta ke-13 atlet angkat besi dapat menorehkan hasil terbaik di SEA Games mendatang, hal itu diungkapkan Menpora saat meninjau lokasi pelatnas SEA Games Vietnam. 

"Jadi bersyukurlah kalian (para atlet) bisa berangkat, karena tahu sendiri banyak yang pengen berangkat tapi gak bisa berangkat karena dari hasil tim review. Jadi saya harap kalian bisa memberikan hasil terbaik" kata Zainudin. 

Zainudin menambahkan, dengan angkat besi yang merupakan salah satu cabang olahraga prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan sudah seringkali menyumbangkan medali untuk Indonesia di Olimpiade, dia yakin PB PABSI telah menyiapkan atlet-atletnya dengan maksimal. 

"Saya kira angkat besi kan masuk di dalam salah satu cabor unggulan kita di DBON dan mereka latihan serius atas pembinaan dari PB PABSI dan para pelatih, saya juga hari ini lihat semangat para atlet, sehingga saya percaya mereka telah melakukan persiapan dengan baik," tukasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT